Selama ini, topik tentang air susu ibu (ASI) hampir selalu berpusat pada kandungan gizinya, antibodi pelindung, dan bonding antara orang tua dan bayi. Namun, ada satu aspek yang kerap luput dari perhatian, bahwa ASI juga membawa komunitas mikroba hidup.
Penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Nature Communications menunjukkan bahwa ASI manusia memiliki ekosistem mikroba khas yang berperan dalam membentuk mikrobioma usus bayi. Mikroba-mikroba ini merupakan bagian dari proses awal yang membantu mengatur penyerapan nutrisi, metabolisme, hingga pematangan sistem imun.
Tim peneliti menganalisis lebih dari 500 sampel ASI dan feses bayi dari hampir 200 pasangan ibu–anak. Hasilnya memperlihatkan bahwa ASI mengandung kombinasi bakteri yang konsisten, dengan dominasi Bifidobacterium, kelompok bakteri yang dikenal sangat penting bagi kesehatan usus bayi.
