Menyusui merupakan proses alami yang menawarkan banyak manfaat bagi ibu dan bayi, terutama pada dua tahun pertama kehidupan. Namun, dalam praktiknya, tidak sedikit ibu yang memilih untuk melanjutkan pemberian ASI hingga anak berusia lebih dari 2 tahun. Pilihan ini sering kali memunculkan beragam pendapat, baik dari keluarga, lingkungan sekitar, maupun masyarakat luas.
Di satu sisi, menyusui jangka panjang diyakini masih memberikan manfaat kesehatan dan emosional. Di sisi lain, muncul kekhawatiran terkait kemandirian anak, kecukupan nutrisi, serta kondisi fisik dan mental ibu. Oleh sebab itu, pembahasan mengenai dampak menyusui lebih dari dua tahun menjadi penting agar orang tua dapat mengambil keputusan berdasarkan informasi yang seimbang dan berbasis kebutuhan masing-masing.
