Banyak orang merasa tenang ketika angka di timbangan masih dalam batas normal. Body mass index (BMI)/indeks massa tubuh (IMT) sering dijadikan patokan sederhana untuk menilai apakah seseorang sehat atau tidak. Namun, pendekatan ini ternyata tidak selalu memberikan gambaran utuh tentang kondisi tubuh.
Temuan terbaru yang dipresentasikan dalam American Heart Association EPI Lifestyle Scientific Sessions 2026 menunjukkan bahwa distribusi lemak dalam tubuh, terutama di area perut, bisa lebih menentukan risiko kesehatan dibanding sekadar berat badan total. Artinya, seseorang bisa terlihat “ideal” secara BMI, tetapi tetap menyimpan risiko tersembunyi.
Dalam penelitian tersebut, lemak di sekitar perut (disebut lemak viseral) terbukti memiliki kaitan kuat dengan risiko gagal jantung.
