Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Seekor nyamuk sedang mengisap darah manusia.
ilustrasi nyamuk di kulit (pexels.com/Jimmy Chan)

Intinya sih...

  • Musim hujan telah tiba. Meningkatkan kewaspadaan akan risiko penyakit, seperti demam berdarah, sangat penting.

  • Pencegahan demam berdarah bisa dengan 3M Plus dan beberapa cara alami mengusir nyamuk yang bisa kamu coba.

  • Metode pencegahan meliputi menjaga kebersihan lingkungan, menanam tanaman pengusir nyamuk, dan menggunakan kipas angin outdoor.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Puncak musim hujan tiba!

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan semua pihak untuk siaga menghadapi puncak musim hujan yang diperkirakan berlangsung mulai November 2025 hingga Februari 2026.

Hingga akhir Oktober, sebanyak 43,8 persen wilayah Indonesia atau setara 306 Zona Musim (ZOM) resmi memasuki musim hujan. Peralihan musim ini membawa konsekuensi meningkatnya potensi cuaca ekstrem di berbagai daerah, mulai dari hujan lebat, angin kencang, hingga ancaman siklon tropis dari arah selatan Indonesia.

Berbicara terkait musim hujan, kamu perlu mewaspadai berbagai penyakit, salah satunya adalah demam berdarah. Demam berdarah adalah penyakit yang cenderung meningkat selama musim hujan. Sebab, pada musim hujan ada banyak bermunculan genangan air, tempat ideal bagi nyamuk Aedes aegypti, pembawa virus dengue, untuk bertelur dan berkembang biak.

Agar terhindar dari demam berdarah saat musim hujan, penting untuk melakukan langkah pencegahan sederhana, mulai dari menjaga kebersihan lingkungan hingga mengenali cara alami mengusir nyamuk.

Pencegahan demam berdarah saat musim hujan dengan 3M Plus

Berikut ini metode pencegahan yang disebut 3M Plus:

  • Menguras dan membersihkan tempat penampungan air secara rutin.

  • Menutup rapat-rapat tempat penampungan air. 

  • Mendaur ulang/memanfaatkan barang-barang yang dapat menampung air hujan.

"Plus" mencegah gigitan dan perkembangbiakan nyamuk:

  • Memelihara ikan pemakan jentik nyamuk.

  • Menanam tanaman yang berfungsi untuk mengusir nyamuk.

  • Menggunakan kelambu pada kamar.

  • Memasang kawat kasa pada lubang ventilasi.

  • Menggunakan losion antinyamuk untuk mencegah gigitan nyamuk.

  • Hindari menggantung pakaian yang telah dipakai.

  • Memasang perangkap nyamuk.

  • Larvasidasi (pemberantasan larva atau jentik-jentik dengan pemberian larvasida) di tempat yang sulit dikuras atau ditutup.

Cara alami untuk mengusir nyamuk

ilustrasi berkebun di rumah (freepik.com/ jcomp)

Ada beberapa pendekatan alami untuk mengusir dan menghindari nyamuk di area sekitar rumah.

  1. Menanam tanaman pengusir nyamuk. Ada banyak tanaman yang berfungsi sebagai pengusir nyamuk alami, dan menanamnya di kebun dapat sangat membantu mengurangi keberadaan nyamuk dan mencegahnya berkeliaran. Contohnya: serai wangi, lavender, kemangi, rosemary, zodia, geranium, mint, dan marigold.

  2. Jaga kebersihan taman. Air bisa terkumpul setelah hujan di wadah seperti ember, pot bunga, atau tempat lilin. Selalu periksa setelah hujan dan segera buang genangan air yang ada untuk mencegah nyamuk berkembang. Jaga area taman tetap rapi dan bebas dari sampah agar tidak menimbulkan air tergenang. Bersihkan kolam hias atau fitur air luar ruangan dengan cuka atau bahan lain yang dapat melawan jamur, sehingga air tidak menjadi kotor dan berlendir. Seminggu sekali, kosongkan dan sikat bersih, balik, tutup, atau buang benda-benda yang dapat menampung air.

  3. Jaga tanaman tetap rapi. Memangkas semak secara rutin dapat membantu mengurangi populasi nyamuk, terutama semak yang berada dekat area duduk seperti teras. Pastikan juga gulma tidak dibiarkan tumbuh berlebihan. Lakukan penyiangan secara teratur dan gunakan metode pengendalian gulma yang efektif agar halaman tetap bersih dan bebas dari tempat persembunyian nyamuk.

  4. Pakai kipas angin outdoor. Nyamuk cenderung lebih aktif saat udara tenang. Menyalakan kipas di area luar rumah bisa membantu mengusirnya. Letakkan kipas dengan posisi strategis agar angin mengarah ke tempat kamu duduk atau berkumpul, sehingga nyamuk enggan mendekat. Memasang kipas langit-langit juga bisa membantu menciptakan aliran udara yang konsisten.

  5. Hindari produk wangi yang menarik nyamuk. Menggunakan produk beraroma bisa justru mengundang nyamuk, terutama yang beraroma manis atau buah-buahan. Nyamuk juga tertarik pada aroma buah matang seperti mangga, melon, nanas, dan jeruk manis. Selain itu, produk beraroma yang digunakan pada rambut, kulit, atau bahkan cucian juga bisa menarik perhatian serangga, termasuk nyamuk. Untuk mengurangi risikonya, pilihlah produk tanpa pewangi (unscented) agar nyamuk tidak mudah mendekat.

Selain itu, vaksin dengue menjadi intervensi yang efektif dalam penanggulangan dengue. Saat ini, terdapat dua vaksin dengue yang telah mendapat izin edar dari Badan POM RI.

Referensi

"Puncak Musim Hujan di Depan Mata! BMKG Ingatkan Kesiapsiagaan Hadapi Cuaca Ekstrem." BMKG. Diakses November 2025.

"Mewaspadai DBD di Musim Hujan." Universitas Gadjah Mada. Diakses November 2025.

"Cegah Penyebaran DBD di Musim Hujan." Kemenkes RI. Diakses November 2025.

"Mosquito Control at Home." Centers for Disease Control and Prevention. Diakses November 2025.

"Natural Methods That Will Help Keep Mosquitoes Out of Your Yard This Summer." The Spruce. Diakses November 2025.

Editorial Team