ilustrasi clubbing finger, jari tabuh, atau hypertrophic osteoarthropathy (commons.wikimedia.org/James Heilman, MD)
Clubbing finger dapat memengaruhi jari tangan maupun jari kaki, baik salah satu maupun keduanya (bilateral). Kondisi ini biasanya tidak disertasi rasa sakit, melainkan hanya memengaruhi tampilan fisik.
Orang dengan clubbing finger primer memiliki jari tangan atau kaki yang secara alami tampak besar, menonjol, dan bulat. Ini adalah kondisi bawaan yang terjadi sejak lahir, dan biasanya terlihat selama masa kanak-kanak atau remaja. Tampilan jari yang bulat dan menonjol tersebut umumnya tidak banyak berubah seiring waktu.
Sementara itu, jenis sekunder memengaruhi seseorang secara bertahap, yang menyebabkan perubahan pada tampilan jari seiring waktu. Selain itu, beberapa fitur lain mungkin juga akan muncul yang tidak hadir pada clubbing finger jenis primer, seperti:
- Pelunakan kuku.
- Bantalan kuku yang melembut dan terasa kenyal.
- Kuku tampak “mengambang”, bukan menempel kuat pada jari.
- Tidak adanya sudut antara kuku dan kutikula.
- Pembesaran di area distal jari, yaitu tempat jari bertemu kuku.
- Kuku yang melengkung ke bawah yang menyerupai lengkungan sendok.
- Peradangan pada bantalan kuku yang menyebabkan rasa hangat dan memerah.
- Kuku yang mengilap dan menonjol.