Demensia vaskular adalah penyebab paling umum kedua demensia pada orang tua setelah penyakit Alzheimer.
Karena kurang dikenal seperti Alzheimer, banyak orang yang tidak menduga demensia vaskular ketika sering lupa menjadi masalah. Ini juga sulit didiagnosis sehingga sulit untuk mengetahui secara pasti berapa banyak orang yang mengidap demensia vaskular.
Demensia vaskular adalah istilah umum yang menggambarkan masalah dengan penalaran, perencanaan, penilaian, memori dan proses berpikir lainnya yang disebabkan oleh kerusakan otak akibat gangguan aliran darah ke otak.
Perkiraan saat ini, demensia vaskular diperkirakan terjadi pada 15–20 persen dari kasus demensia di Amerika Utara dan Eropa, dengan perkiraan agak lebih tinggi sekitar 30 persen di Asia dan negara berkembang (Arteriosclerosis, Thrombosis, and Vascular Biology, 2019).
Menentukan akar penyebabnya bisa membantu merencanakan perawatan terbaik. Dalam kasus demensia vaskular, perubahan gaya hidup tertentu dapat membantu mencegah kerusakan lebih lanjut.
Menurut Alzheimer's Society, ada beberapa tipe demensia vaskular, yaitu:
- Demensia multi infark.
- Demensia vaskular subkortikal.
- Demensia terkait stroke.
Semuanya adalah akibat dari masalah suplai darah ke bagian otak yang kemudian menjadi rusak.