Comscore Tracker

Langka dan Agresif, Kenali 5 Fakta seputar Kanker Payudara Inflamasi

Lebih sering dialami perempuan yang kelebihan berat badan

Kanker payudara inflamasi atau inflammatory breast cancer (IBC) adalah jenis kanker payudara langka dan agresif, yang membuat payudara yang terkena menjadi merah, bengkak, dan terdapat nyeri tekan. Kanker ini terjadi saat sel-sel kanker menyumbat pembuluh limfatik di kulit yang menutupi payudara, sehingga menyebabkan penampilan payudara yang merah dan bengkak.

Kanker payudara inflamasi adalah bentuk kanker agresif yang menyebar dengan cepat. Ini karena keterlibatan sistem limfatik dan sel-sel kanker telah menyerang pembuluh getah bening pada saat didiagnosis, sehingga sudah pada stadium yang lebih lanjut (atau tingkat penyebaran) ketika ditemukan.

Selain itu, kanker payudara inflamasi  berbeda dengan bentuk kanker payudara lainnya, karena sering kali tidak menimbulkan benjolan atau massa. Ini bisa berarti bahwa tanda kanker ini kemungkinan tidak muncul pada teknik skrining kanker payudara pada umumnya seperti mamografi, sehingga lebih sulit untuk didiagnosis. 

Dalam kebanyakan kasus, sel kanker menyebar (metastasis) dari pembuluh getah bening. Saat kanker bermetastasis, itu memengaruhi kulit dan organ lain dan jadi lebih sulit diobati. Menurut keterangan dari American Cancer Society (ACS), IBC menyumbang 1-5 persen dari seluruh kasus kanker payudara.

1. Apa penyebabnya?

Langka dan Agresif, Kenali 5 Fakta seputar Kanker Payudara Inflamasiilustrasi kanker payudara inflamasi (medicinenet.com)

Penyebab dan juga faktor risiko kanker payudara inflamasi sama dengan kanker payudara pada umumnya. Mutasi genetik tertentu dan riwayat keluarga merupakan dua faktor risiko yang diketahui. Selain itu, kanker payudara inflamasi cenderung lebih sering memengaruhi perempuan dengan kondisi tertentu.

Dilansir MedicineNet, kanker payudara inflamasi biasanya ditemukan pada perempuan usia lebih muda daripada kebanyakan kanker payudara lainnya. Usia rata-rata untuk diagnosisnya adalah 57 tahun, dibandingkan 62 tahun untuk semua kanker payudara.

Selain itu, kanker payudara inflamasi lebih sering terjadi pada perempuan ras Afrika-Amerika dibandingkan ras Kaukasia, dan diagnosis pada usia rata-rata lebih awal.

Selain itu, kanker langka ini juga lebih sering menyerang perempuan yang kelebihan berat badan dibanding perempuan dengan berat badan normal.

2. Apa saja tanda dan gejalanya?

Langka dan Agresif, Kenali 5 Fakta seputar Kanker Payudara Inflamasiilustrasi nyeri payudara (ourstart.com)

Dilansir Cleveland Clinic, gejala kanker payudara inflamasi biasanya hanya memerlukan waktu sekitar 3-6 bulan untuk berkembang, yang meliputi:

  • Warna merah atau ungu atau ruam menyebar di sepertiga payudara
  • Pitting, penebalan, atau cekungan kulit pada payudara, sehingga terlihat seperti kulit jeruk
  • Puting terbenam atau puting tampak masuk ke dalam atau tertarik ke dalam (inverted nipple)
  • Nyeri, bengkak, gatal, terbakar, atau nyeri tekan
  • Sensasi hangat atau berat di dalam payudara
  • Peningkatan ukuran pada satu payudara saja
  • Pembengkakan kelenjar getah bening di dekat tulang selangka atau di bawah lengan

Baca Juga: 8 Gejala Tak Biasa Kanker Payudara yang Wajib Diketahui, Jangan Lengah

3. Bagaimana cara dokter mendiagnosisnya?

Langka dan Agresif, Kenali 5 Fakta seputar Kanker Payudara Inflamasiilustrasi mamografi atau mammogram (cancerhealth.com)

Dilansir Mayo Clinic, tes dan prosedur yang digunakan dokter untuk mendiagnosis kanker payudara inflamasi meliputi:

  • Pemeriksaan fisik: dokter akan memeriksa payudara pasien untuk mencari kemerahan dan tanda-tanda lain dari kanker payudara inflamasi

  • Tes pencitraan: dokter kemungkinan akan merekomendasikan rontgen payudara (mamografi) atau USG payudara untuk mencari tanda-tanda kanker di payudara pasien, seperti penebalan kulit. Tes pencitraan tambahan, seperti MRI, mungkin direkomendasikan dalam situasi tertentu

  • Mengambil sampel jaringan untuk pengujian: biopsi merupakan prosedur pengambilan sampel jaringan payudara yang mencurigakan untuk pengujian. Jaringan dianalisis di laboratorium untuk mencari tanda-tanda kanker. Selain itu, biopsi kulit juga bisa membantu dan ini bisa dilakukan bersamaan dengan biopsi payudara

4. Bagaimana pengobatannya?

Langka dan Agresif, Kenali 5 Fakta seputar Kanker Payudara Inflamasiilustrasi pembedahan atau operasi (pexels.com/Vidal Balielo Jr.)

Kanker payudara inflamasi biasanya diobati secara agresif. Dalam kebanyakan kasus, dokter kemungkinan memulai pengobatan dengan kemoterapi.

Banyak pasien yang menjalani operasi untuk mengangkat seluruh payudara yang terkena dan kelenjar getah bening di dekatnya. Prosedur ini dikenal sebagai mastektomi atau mastektomi radikal yang dimodifikasi.

Setelah operasi, dokter mungkin akan merekomendasikan terapi radiasi atau perawatan lainnya seperti terapi hormon, untuk menargetkan sel kanker yang tersisa.

5. Bagaimana prospek jangka panjangnya?

Langka dan Agresif, Kenali 5 Fakta seputar Kanker Payudara Inflamasiilustrasi perempuan dengan pita pink simbol kanker payudara (pexels.com/Anna Tarazevich)

Nah, karena kanker payudara inflamasi bisa tumbuh dan menyebar dengan cepat, maka prospek umumnya tidak sebaik dengan jenis kanker payudara lainnya. Diagnosis dan pengobatan dini sangat penting untuk peluang kesuksesan pengobatan.

Itulah mengapa sangat penting untuk menemui dokter untuk memeriksakan perubahan payudara yang tiba-tiba, seperti kemerahan, bengkak, dan lesung pipit.

Setiap individu berbeda, sehingga berbagai faktor berbeda bisa memengaruhi prospek pasien kanker payudara inflamasi, seperti usia, kesehatan secara keseluruhan, dan stadium kanker. Dokter akan bekerja sama dengan pasien untuk mengembangkan rencana perawatan sesuai kondisi spesifik pasien.

Itulah deretan fakta medis seputar kanker payudara inflamasi. Bila mengalami gejala-gejalanya atau terdapat perubahan pada payudara, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. Semakin dini kanker terdeteksi dan ditangani, maka semakin besar pula peluang kesembuhannya.

Baca Juga: 9 Tip Diet untuk Penderita Kanker Payudara, Anjuran dan Pantangannya

Eliza Ustman Photo Verified Writer Eliza Ustman

'Menulislah dengan hati, maka kamu akan mendapatkan apresiasi yang lebih berarti'

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Nurulia R. Fitri

Berita Terkini Lainnya