Kanker otak termasuk kelompok tumor ganas seperti glioblastoma yang tidak memiliki lokasi perifer yang mudah dijangkau untuk skrining. Gejalanya bisa sangat bervariasi, dari sakit kepala, perubahan perilaku, atau gangguan fungsi saraf, yang sering kali terlihat seperti kondisi neurologis nonkanker.
Karena tidak ada tes populasi untuk skrining kanker otak, diagnosis biasanya terjadi setelah gejala neurologis berkembang dan memicu pemeriksaan pencitraan seperti MRI. Ini berarti tumor mungkin telah berkembang cukup luas sebelum ditemukan.
Selain itu, sifat biologis tumor otak yang agresif sering mempercepat perkembangannya, sehingga kesempatan deteksi dini melalui pemeriksaan pada waktu tanpa gejala sangat terbatas.
Banyak kanker yang sulit deteksi dini karena tidak menunjukkan gejala yang jelas, berada di lokasi yang tersembunyi, atau karena tidak adanya tes skrining yang efektif untuk masyarakat. Ini menyebabkan sebagian besar kasus baru diketahui ketika penyakit sudah berkembang, yang berdampak negatif pada hasil pengobatan dan harapan hidup.
Meningkatkan kesadaran tentang faktor risiko, melakukan pemeriksaan kesehatan berkala sesuai rekomendasi klinis, serta penelitian yang terus mengembangkan teknologi deteksi baru adalah kunci untuk memperbaiki deteksi dini kanker-kanker tersembunyi ini di masa depan.
Referensi
"Cancer - Screening and early detection." World Health Organization (WHO). Diakses Februari 2026.
Shlomi Madar et al., “Innovative Approaches to Early Detection of Cancer-Transforming Screening for Breast, Lung, and Hard-to-Screen Cancers,” Cancers 17, no. 11 (June 2, 2025): 1867, https://doi.org/10.3390/cancers17111867.
Stephen P Pereira et al., “Early Detection of Pancreatic Cancer,” the Lancet. Gastroenterology & Hepatology 5, no. 7 (March 2, 2020): 698–710, https://doi.org/10.1016/s2468-1253(19)30416-9.
Mitsuho Imai, Yoshiaki Nakamura, and Takayuki Yoshino, “Transforming Cancer Screening: The Potential of Multi-cancer Early Detection (MCED) Technologies,” International Journal of Clinical Oncology 30, no. 2 (January 12, 2025): 180–93, https://doi.org/10.1007/s10147-025-02694-5.
"Cancer Screenings Only Detect 14% of Cancers. Here's Why You Should Still Get Them." Verywell Health. Diakses Februari 2026.
David Crosby et al., “Early Detection of Cancer,” Science 375, no. 6586 (March 17, 2022): eaay9040, https://doi.org/10.1126/science.aay9040.
Rumiana Tenchov et al., “Biomarkers for Early Cancer Detection: A Landscape View of Recent Advancements, Spotlighting Pancreatic and Liver Cancers,” ACS Pharmacology & Translational Science 7, no. 3 (February 14, 2024): 586–613, https://doi.org/10.1021/acsptsci.3c00346.
"These 5 Cancers are Difficult to Detect." Moffitt. Diakses Februari 2026.
"Innovations to detect cancer at its origin." Nature Portfolio. Diakses Februari 2026.