Laporan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) yang terbit pada 2026 menganalisis 16.788 isolat Shigella dengan data resistensi antibiotik di Amerika Serikat (AS) pada tahun 2011–2023. Sebanyak 510 isolat—3 persen dari sampel yang dianalisis—tergolong extensively drug-resistant (XDR). Proporsi isolat XDR meningkat dari 0 persen pada periode 2011–2015 menjadi 8,5 persen pada 2023.
Dalam laporan tersebut, XDR berarti bakteri resisten terhadap lima antibiotik, yaitu ampisilin, azitromisin, seftriakson, siprofloksasin, dan trimetoprim-sulfametoksazol.
Namun, ada batasan penting, bahwa paparan seksual tidak rutin dicatat dalam data yang dianalisis CDC, sehingga laporan tersebut tidak dapat memastikan berapa banyak infeksi XDR yang ditularkan melalui seks atau apakah penularan seksual Shigella sedang meningkat di AS. Sebagian besar pasien XDR dengan data jenis kelamin dan usia yang tersedia adalah laki-laki dewasa, tetapi temuan itu tidak menunjukkan bagaimana mereka tertular.