Feokromositoma atau pheochromocytoma (PCC) adalah tumor jinak yang terbentuk di bagian tengah kelenjar adrenal. Jenis tumor langka ini mengganggu kerja hormon, membuat penderitanya mengalami tekanan darah tinggi.
Tubuh kita memiliki dua kelenjar adrenal yang terletak di atas ginjal. Bagian tengah kelenjar adrenal membuat epinefrin (adrenalin) dan norepinefrin (noreadrendalin). Kedua hormon ini membantu mengontrol detak jantung, metabolisme, tekanan darah, dan respons stres tubuh. Nah, feokromositoma adalah kondisi ketika tumor tumbuh di tengah kelenjar adrenal. Sel-sel yang menyusun tumor ini dikenal sebagai sel chromaffin.
Tumor menyebabkan kelenjar adrenal terlalu banyak memproduksi hormon norepinefrin dan epinefrin. Peningkatan kadar kedua hormon ini bisa membuat tubuh berada dalam keadaan respons stres dan menyebabkan tekanan darah meningkat.
Selain itu, kadar hormon epinefrin dan norepinefrin yang terlalu tinggi bisa membuat tubuh memasuki keadaan stres tinggi yang kronis, sehingga tubuh akan bereaksi seolah terus-menerus mengalami stres.
Feokromositoma juga terkait dengan jenis tumor lainnya yaitu, paraganglioma. Tumor ini tumbuh di jenis jaringan yang sama dengan feokromositoma, tetapi di luar kelenjar adrenal. Kedua tumor ini bisa menyebabkan kelainan pada hormon adrenal. Feokromositoma umumnya berkembang pada satu kelenjar adrenal, meskipun tumor juga bisa berkembang pada dua kelenjar adrenal.
Dirangkum dari berbagai sumber, berikut fakta-fakta seputar feokromositoma yang perlu kamu ketahui.