Jemaah haji melakukan sa'i dari Bukit Safa ke Marwah di Makkah (IDN Times/Sunariyah)
Menjaga imun tubuh selama haji pendekatannya melibatkan tidur cukup, menjaga hidrasi tubuh, pola makan, hingga pengaturan energi tubuh.
Selain itu, penting juga untuk mendapatkan vaksinasi wajib dan yang dibutuhkan sebelum berangkat, menjaga kebersihan tangan, pakai masker saat diperlukan, dan segera beristirahat ketika tubuh mulai terasa terlalu lelah.
Selain itu, jemaah harus mengenali batas tubuhnya sendiri. Tidak semua aktivitas harus dipaksakan. Dalam kondisi tertentu, istirahat justru menjadi bagian penting dari menjaga kesehatan.
Tubuh mampu beradaptasi, tetapi ini tetap butuh waktu dan energi untuk mempertahankan keseimbangannya. Penurunan imun selama haji adalah respons alami terhadap kombinasi tekanan fisik, lingkungan, dan emosional yang besar dalam waktu singkat. Memahami faktor-faktor penyebab imun drop akan membantu jemaah lebih realistis dalam menjaga kesehatan selama berhaji.
Referensi
“Position Statement. Part One: Immune Function and Exercise,” PubMed, 2011, https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/21446352/.
National Institutes of Health. “Sleep Deprivation and Immune Function.” Diakses Mei 2026.
World Health Organization. “Health Conditions for Travellers to Saudi Arabia for Hajj and Umrah.” Diakses Mei 2026.
Qanta A Ahmed, Yaseen M Arabi, and Ziad A Memish, “Health Risks at the Hajj,” The Lancet 367, no. 9515 (March 1, 2006): 1008–15, https://doi.org/10.1016/s0140-6736(06)68429-8.
Janko Nikolich-Žugich, “The Twilight of Immunity: Emerging Concepts in Aging of the Immune System,” Nature Immunology 19, no. 1 (December 5, 2017): 10–19, https://doi.org/10.1038/s41590-017-0006-x.
Suzanne C. Segerstrom and Gregory E. Miller, “Psychological Stress and the Human Immune System: A Meta-Analytic Study of 30 Years of Inquiry.,” Psychological Bulletin 130, no. 4 (January 1, 2004): 601–30, https://doi.org/10.1037/0033-2909.130.4.601.
Centers for Disease Control and Prevention. “Hajj and Umrah Travel.” Diakses Mei 2026.