Perubahan rutinitas selama Lebaran bisa membuat jadwal minum obat menjadi tidak konsisten. Padahal, kepatuhan terhadap pengobatan sangat penting dalam mengontrol tekanan darah.
Melewatkan dosis obat, bahkan dalam waktu singkat, dapat menyebabkan tekanan darah naik lagi.
Bukannya harus dihindari, pasien hipertensi harus lebih aware dengan kondisinya. Banyak kebiasaan yang tampak wajar ternyata memiliki dampak langsung terhadap tekanan darah. Mengatur porsi makan, aktif bergerak, patuh pengobatan dari dokter, dan tetap memperhatikan kondisi tubuh adalah langkah sederhana namun berdampak besar bagi pengelolaan tekanan darah saat Lebaran.
Referensi
World Health Organization. “Hypertension.” Diakses Maret 2026.
Feng J He and Graham A MacGregor, “Salt Reduction Lowers Cardiovascular Risk: Meta-analysis of Outcome Trials,” The Lancet 378, no. 9789 (July 1, 2011): 380–82, https://doi.org/10.1016/s0140-6736(11)61174-4.
American Heart Association. “Saturated Fat.” Diakses Maret 2026.
Richard Patterson et al., “Sedentary Behaviour and Risk of All-cause, Cardiovascular and Cancer Mortality, and Incident Type 2 Diabetes: A Systematic Review and Dose Response Meta-analysis,” European Journal of Epidemiology 33, no. 9 (March 27, 2018): 811–29, https://doi.org/10.1007/s10654-018-0380-1.
National Sleep Foundation. “Sleep and Blood Pressure.” Diakses Maret 2026.
American Psychological Association. “Stress Effects on the Body.” Diakses Maret 2026.
Centers for Disease Control and Prevention. “High Blood Pressure Management.” Diakses Maret 2026.