ilustrasi softlens (pexels.com/cottonbro studio)
Tidak semua mata cocok dengan bahan atau kandungan dalam softlens, termasuk cairan pembersih yang digunakan. Beberapa orang memiliki sensitivitas terhadap komponen tertentu meski tidak menyadarinya. Reaksi ringan ini sering muncul dalam bentuk peningkatan kotoran mata tanpa gejala lain yang jelas.
Selain itu, perubahan merek atau jenis lensa juga bisa memicu adaptasi ulang pada mata. Dalam fase ini, mata berusaha menyesuaikan diri dengan permukaan baru yang bersentuhan langsung. Proses tersebut sering ditandai dengan produksi kotoran yang lebih banyak dari biasanya.
Pemakaian softlens memang membantu banyak aktivitas, tetapi perubahan kecil pada mata tetap perlu diperhatikan. Munculnya kotoran mata saat memakai softlens bisa menjadi sinyal bahwa ada hal yang perlu disesuaikan, mulai dari kebersihan hingga durasi pemakaian. Jika kondisi ini terus berulang, baiknya segera ganti softlens kamu dengan yang baru.
Referensi:
"Why Is There Sticky Mucus In My Eye?". Contact Lens and Vision. Diakses Maret 2026.
"Eye Infections From Contact Lenses". AAO. Diakses Maret 2026.
"Adverse Effects of Contact Lenses" . NRC. Diakses Maret 2026.
"Conjunctivitis and contact lenses: When can I use them?". Ópticas Avenida. Diakses Maret 2026.