ilustrasi lalat (freepik.com/montypeter)
Para dokter menganggap bagaimana lalat utuh bisa berakhir di usus sebagai misteri.
Lalat dan larvanya dapat menyerang usus manusia dalam kondisi yang secara medis disebut myiasis usus. Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), ini terjadi ketika telur atau larva lalat yang sebelumnya disimpan dalam makanan tertelan dan bertahan hidup di saluran pencernaan. Beberapa pasien yang terinfestasi tidak menunjukkan gejala; sementara yang lain mengalami sakit perut, muntah, dan diare.
Dalam kasus yang jarang terjadi, lalat bisa bertelur pada buah dan sayuran yang kamu makan, kemudian bertahan hidup dalam asam lambung dan kemudian menyerang usus, tumbuh dan mungkin berkembang menjadi lalat dewasa.
Pada kasus pria Missouri ini, tim dokter mengemukakan dua kemungkinan soal cara lalat tersebut bisa sampai ke usus, yaitu lewat makanan atau rektum. Namun, ini masih dugaan.
Jika lalat masuk melalui mulut pasien, ada enzim pencernaan bagian atas dan asam lambung akan mendegradasi lalat tersebut. Namun, karena lalat tersebut masih utuh, hipotesis ini menjadi kecil kemungkinannya.
"Jika (masuk) dari bawah (rektum), ada sebuah lubang yang cukup panjang yang bisa membuat lalat dapat terbang tanpa terdeteksi ke dalam usus besar dan entah bagaimana berhasil mencapai bagian tengah usus besar tanpa cahaya di usus besar yang sangat melengkung," kata Bechtold, mengutip dari The Independent.
Namun, hal tersebut juga kemungkinan terjadinya sangat kecil.
Ada kasus langka lainnya di masa lalu yang mana serangga tetap utuh sepanjang perjalanan ke dalam sistem pencernaan. Satu kasus pada tahun 1984, seorang anak usia 1 tahun mengalami "cacing bergerak" dalam tinjanya setelah diberi makan pisang yang terlalu matang.