Kamu tidak harus menghilangkan tradisi, beberapa strategi ini bisa membantu menjaga profil lipid tetap sehat:
Batasi porsi daging olahan, jangan dijadikan menu utama setiap kali makan.
Imbangi dengan sayuran tinggi serat (sawi, brokoli, jamur, wortel).
Pilih metode masak rendah lemak (kukus, rebus, tumis ringan).
Perbanyak minum air dan tetap aktif bergerak.
Kembali ke pola makan seimbang setelah perayaan selesai.
Daging olahan memang menjadi bagian dari kemeriahan Imlek, tetapi konsumsi berlebihan dapat berdampak negatif pada profil lipid, terutama meningkatkan LDL dan trigliserida. Dengan porsi yang terkontrol dan kombinasi makanan berserat tinggi, perayaan tetap bisa dinikmati tanpa mengorbankan kesehatan jantung.
Referensi
Kim, Seong-Ah, and Sangah Shin. “Red Meat and Processed Meat Consumption and the Risk of Dyslipidemia in Korean Adults: A Prospective Cohort Study Based on the Health Examinees (HEXA) Study.” Nutrition Metabolism and Cardiovascular Diseases 31, no. 6 (February 15, 2021): 1714–27.
"Saturated Fat". American Heart Association. Diakses Februari 2026.
Nouri, Mehran, Sevda Eskandarzadeh, Maede Makhtoomi, Milad Rajabzadeh-Dehkordi, Niloofar Omidbeigi, Maryam Najafi, and Shiva Faghih. “Association Between Ultra-processed Foods Intake With Lipid Profile: A Cross-sectional Study.” Scientific Reports 13, no. 1 (May 4, 2023): 7258.