Comscore Tracker

5 Tips agar Menstruasi Lebih Teratur, Terapkan Pola Hidup Sehat! 

Coba mulai dengan menjaga berat badan dan pola makan

Menstruasi yang tidak teratur atau dikenal dengan istilah irregular period adalah sebuah kondisi yang mana selisih waktu antara siklus menstruasi yang satu dengan berikutnya terus berubah. Akibatnya, menstruasi bisa datang awal atau terlambat sehingga tidak mempunyai tanggal yang tetap setiap bulannya.

Siklus menstruasi yang tidak teratur perlu diperhatikan karena risiko mengalami kesulitan untuk hamil atau mempunyai penyakit medis lain seperti sindrom polikistik ovarium (PCOS) cukup tinggi. Adakah hal-hal mudah yang dapat kita lakukan sehari-hari untuk mencegah agar menstruasi menjadi teratur? Kita simak tipsnya berikut ini.

1. Menjaga berat badan agar tetap normal

5 Tips agar Menstruasi Lebih Teratur, Terapkan Pola Hidup Sehat! ilustrasi anoreksia (pexels.com/SHVETS production)

Mempunyai berat badan berlebihan seperti obesitas dapat menyebabkan menstruasi menjadi tidak teratur. Demikian pula mempunyai berat badan yang kurang dari angka acuan body mass index (BMI) atau mempunyai gangguan makan juga dapat mengakibatkan siklus menstruasi tidak teratur.

Apabila mempunyai gangguan makan maka sebaiknya mendapatkan pengobatan untuk gangguan makan tersebut supaya siklus menstruasi dapat kembali normal. Merangkum dari Health Direct Australia, pengobatan seseorang yang mempunyai gangguan makan seperti anoreksia dan bulimia nervosa antara lain konseling, pendidikan tentang nutrisi termasuk perencanaan menu makan dengan dokter gizi, dan terapi keluarga.

Seseorang yang mempunyai berat badan berlebihan dianjurkan untuk menurunkan berat badan. Dilansir Nidirect Government Services UK, tubuh akan memproduksi hormon estrogen lebih dari biasanya bila orang tersebut obesitas. Hormon estrogen yang terlalu banyak mempengaruhi siklus menstruasi seperti menjadi tidak teratur atau berhenti.

2. Menjaga asupan gizi

5 Tips agar Menstruasi Lebih Teratur, Terapkan Pola Hidup Sehat! ilustrasi penyajian makanan yang kaya akan nutrisi (unsplash.com/Monstruo Estudio)

Terkait dengan poin yang disebutkan sebelumnya, gizi yang baik sangat berpengaruh terhadap kesehatan reproduksi. Apabila selama ini pola makan kamu kurang sehat dan mengalami menstruasi yang tidak teratur, maka kini saat yang tepat untuk memperbaiki asupan gizi.

Mengutip dari Healthline, proporsi nutrisi yang tidak pas dan makan terlalu sedikit mengakibatkan hipotalamus, kelenjar pituitari, dan kelenjar adrenal tidak bekerja dengan benar sehingga mempengaruhi keseimbangan hormon. Akibatnya menstruasi menjadi tidak teratur.

Mengacu kepada sumber yang sama, berikut adalah hal yang perlu diperhatikan saat mengatur pola makan:

  • Mengonsumsi karbohidrat secara cukup (225—325 gram karbohidrat per hari bila mengonsumsi 2000 diet kalori)
  • Mengonsumsi lemak secara cukup
  • Mempunyai kadar asam folate yang cukup
  • Mengonsumsi makanan yang mengandung serat
  • Mengonsumsi buah-buahan seperti pepaya dan nanas
    • Buah pepaya mengandung betakaroten yang dapat mendukung level hormon estrogen.
    • Sementara buah nanas mengandung enzim bromelain yang dapat membantu sirkulasi darah serta melunakkan uterus sehingga mempercepat menstruasi.

3. Melakukan aktivitas seperti yoga dan meditasi

5 Tips agar Menstruasi Lebih Teratur, Terapkan Pola Hidup Sehat! ilustrasi kelas yoga (pexels.com/ Yan Krukov)

Mengutip dari Medical News Today, stres menjadi salah satu penyebab menstruasi menjadi tidak teratur. Selain menjauhi situasi atau aktivitas yang dapat memicu stres, kita juga dapat melakukan meditasi dan yoga.

Laman Mayo Clinic menyebutkan bahwa yoga dapat mengurangi stres dan gejala kecemasan. Lebih lanjut, meditasi merupakan bagian dari komponen wajib yoga. Aktivitas yoga dapat dilakukan di rumah atau dengan mengikuti kelas.

Baca Juga: Amankah Menunda Menstruasi selama Beberapa Waktu?

4. Mendapatkan vitamin D yang cukup

5 Tips agar Menstruasi Lebih Teratur, Terapkan Pola Hidup Sehat! ilustrasi berjemur di pagi hari (pexels.com/Julian Jagtenberg)

Sebuah studi yang dilakukan di Polandia yang hasilnya diterbitkan di jurnal Nutrients tahun 2018 mendapati bahwa kadar vitamin D yang rendah pada tubuh dapat menyebabkan gangguan siklus menstruasi. Jarak siklus jadi tidak menentu, cenderung memanjang, atau tidak terjadi menstruasi sama sekali.

Dikutip dari MedicineNet, beberapa cara untuk meningkatkan kadar vitamin D di tubuh melalui:

  • Berjemur
  • Mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin D, seperti ikan tuna, ikan sarden, ikan salmon, kuning telur, jamur, susu sapi, dan jus jeruk
  • Mengonsumsi suplemen vitamin D3

5. Mengonsumsi pil KB

5 Tips agar Menstruasi Lebih Teratur, Terapkan Pola Hidup Sehat! ilustrasi pil KB (pexels.com/Sophia Moss)

Selain empat cara yang disebutkan sebelumnya, pil KB juga dapat membantu mengatasi masalah menstruasi yang tidak teratur. Akan tetapi kita perlu memeriksakan diri ke dokter sebelum mengonsumsinya.

Dilansir KidsHealth, perubahan hormon dapat menyebabkan menstruasi tidak teratur, dan pil KB dapat mengontrol hormon sehingga dapat membantu menstruasi menjadi teratur. Pil KB mempunyai efek samping yaitu mual, perubahan suasana hati, sakit kepala, dan risiko berat badan bertambah.

Cara di atas dapat mengatasi kondisi menstruasi yang tidak teratur. Menjauhi pemicu stres dan mempunyai taktik untuk mengatasi stres menjadi salah satu cara untuk mencegah siklus menstruasi yang tidak beraturan. Menjaga asupan gizi juga tidak kalah pentingnya karena bila nutrisi tidak seimbang juga akan mempengaruhi siklus menstruasi.

Penggunaan obat pil KB memerlukan evaluasi dari dokter sehingga tidak bisa asal minum. Kemudian apabila mengalami gejala lain yang tidak wajar selain menstruasi yang tidak teratur segera periksakan diri ke dokter.

Baca Juga: 5 Penyakit akibat Tidak Menjaga Kebersihan saat Menstruasi

Maria  Sutrisno Photo Verified Writer Maria Sutrisno

"Less is More" Ludwig Mies Van der Rohe.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Izza Namira

Berita Terkini Lainnya