Peradangan kronis tingkat rendah berperan dalam banyak penyakit, termasuk diabetes, penyakit jantung, dan obesitas.
Beberapa penelitian menunjukkan puasa Ramadan dapat menurunkan penanda inflamasi seperti C-reactive protein (CRP). Sebuah studi melaporkan penurunan biomarker inflamasi setelah periode puasa Ramadan.
Penurunan inflamasi ini dapat memberikan efek protektif terhadap berbagai penyakit kronis.
Namun, efek ini tetap sangat dipengaruhi oleh kualitas nutrisi dan gaya hidup selama Ramadan.
Puasa Ramadan dapat membawa dampak fisiologis pada tubuh, dapat membantu mencegah atau mengelola beberapa kondisi kesehatan seperti obesitas, diabetes tipe 2, sindrom metabolik, hingga kolesterol tinggi.
Meski begitu, puasa bukanlah pengganti terapi medis. Manfaatnya sangat bergantung pada pola makan yang seimbang, gaya hidup sehat, serta kondisi kesehatan masing-masing individu. Jika kamu memiliki penyakit kronis, konsultasi dengan dokter sebelum dan selama menjalankan puasa tetap menjadi langkah penting untuk memastikan puasa tetap aman bagi kesehatan.
Referensi
Behnam Sadeghirad et al., “Islamic Fasting and Weight Loss: A Systematic Review and Meta-analysis,” Public Health Nutrition 17, no. 2 (November 27, 2012): 396–406, https://doi.org/10.1017/s1368980012005046.
Elizabeth F. Sutton et al., “Early Time-Restricted Feeding Improves Insulin Sensitivity, Blood Pressure, and Oxidative Stress Even Without Weight Loss in Men With Prediabetes,” Cell Metabolism 27, no. 6 (May 10, 2018): 1212-1221.e3, https://doi.org/10.1016/j.cmet.2018.04.010.
"Diabetes and Ramadan Guidelines." International Diabetes Federation & Diabetes and Ramadan Alliance. Diakses Maret 2026.
Kul, Seval, Esen Savaş, Zeynel Abidin Öztürk, and Gülendam Karadağ. “Does Ramadan Fasting Alter Body Weight and Blood Lipids and Fasting Blood Glucose in a Healthy Population? A Meta-analysis.” Journal of Religion and Health 53, no. 3 (February 19, 2013): 929–42. https://doi.org/10.1007/s10943-013-9687-0.
Mohammad Hossein Rouhani and Leila Azadbakht, “Is Ramadan Fasting Related to Health Outcomes? A Review on the Related Evidence,” October 1, 2014, https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC4274578/.
Parvin Mirmiran et al., “Effects of Ramadan Intermittent Fasting on Lipid and Lipoprotein Parameters: An Updated Meta-analysis,” Nutrition Metabolism and Cardiovascular Diseases 29, no. 9 (May 14, 2019): 906–15, https://doi.org/10.1016/j.numecd.2019.05.056.
Rami Al‐Jafar et al., “Effect of Religious Fasting in Ramadan on Blood Pressure: Results From LORANS (London Ramadan Study) and a Meta‐Analysis,” Journal of the American Heart Association 10, no. 20 (October 8, 2021): e021560, https://doi.org/10.1161/jaha.120.021560.
Sara Ebrahimi et al., “Ramadan Fasting Improves Liver Function and Total Cholesterol in Patients With Nonalcoholic Fatty Liver Disease,” International Journal for Vitamin and Nutrition Research 90, no. 1–2 (April 1, 2019): 95–102, https://doi.org/10.1024/0300-9831/a000442.
Faris, Mo’ez Al-Islam” E., Safia Kacimi, Ref’at A. Al-Kurd, Mohammad A. Fararjeh, Yasser K. Bustanji, Mohammad K. Mohammad, and Mohammad L. Salem. “Intermittent Fasting During Ramadan Attenuates Proinflammatory Cytokines and Immune Cells in Healthy Subjects.” Nutrition Research 32, no. 12 (October 5, 2012): 947–55. https://doi.org/10.1016/j.nutres.2012.06.021.