ilustrasi perbedaan microsleep dan narkolepsi (freepik.com/freepik)
Untuk microsleep, langkah utamanya adalah memperbaiki pola tidur:
Tidur cukup 7–9 jam per malam.
Istirahat saat melakukan aktivitas monoton.
Konsumsi kafein secukupnya.
Sementara itu, narkolepsi membutuhkan penanganan medis, seperti:
Obat stimulan (misalnya modafinil).
Sodium oxybate untuk kualitas tidur malam.
Antidepresan untuk mengatasi katapleksi.
Selain itu, penderitanya juga disarankan menjadwalkan tidur siang singkat agar lebih terkontrol.
Meski sama-sama membuat seseorang tertidur tanpa sengaja, tetapi microsleep dan narkolepsi adalah dua kondisi yang berbeda. Microsleep biasanya hanya tanda tubuh kelelahan dan bisa diatasi dengan istirahat cukup, sedangkan narkolepsi adalah gangguan serius yang butuh penanganan medis jangka panjang. Memahami perbedaannya penting karena ketiduran sebentar bisa menandakan sesuatu yang lebih serius.
Referensi
"Microsleeps: The Naps That May Only Last Seconds." BBC. Diakses pada Maret 2026.
"Hypersomnia vs. Narcolepsy: What is The Difference?" Medical News Today. Diakses pada Maret 2026.
"Sleep-Disorders. How It Feels To Experience A Microsleep." Narcolepsy. Diakses pada Maret 2026.
"Narcolepsy vs. Insomnia: What's the Difference?" WebMD. Diakses pada Maret 2026.