Warna urine dapat memberikan gambaran sederhana tentang seberapa pekat cairan yang dikeluarkan tubuh. Saat kekurangan cairan, ginjal akan menahan lebih banyak air sehingga urine biasanya terlihat lebih gelap. Sebaliknya, urine yang lebih pucat umumnya menunjukkan bahwa tubuh mendapat cukup cairan.
Namun, warna urine tidak hanya dipengaruhi oleh hidrasi. Makanan, vitamin, obat-obatan, aktivitas fisik, penyakit hati atau ginjal, infeksi saluran kemih, dan perdarahan juga dapat mengubah warnanya.
Kuis ini bukan alat diagnostik medis dan tidak dapat memastikan dehidrasi atau penyakit tertentu. Cocokkan warna urine dengan kondisi yang paling sering kamu lihat, tetapi segera periksakan diri jika urine berwarna merah, cokelat gelap, oranye, hijau, keruh, atau disertai nyeri, demam, tubuh sangat lemas, maupun jumlah urine yang berkurang drastis.
![[QUIZ] Cek Risiko Dehidrasi dari Warna Urine Kamu](https://image.idntimes.com/post/20260718/upload_81eef7479c8aeb23b53726edf15fecd4_1085b833-0382-4947-ba19-8d7bad3edfd5.png)