Mengorok atau mendengkur sering dianggap hal sepele, bahkan jadi bahan bercandaan. Katanya sih, tanda tidur nyenyak. Namun kenyataannya, dengkuran yang terlalu sering, keras, atau disertai gejala lain bisa jadi sinyal tubuh sedang tidak baik-baik saja.
Masalahnya, orang yang ngorok jarang sadar dengan kondisi tidurnya sendiri. Justru, pasangan sekamarlah yang paling sering jadi “saksi hidup” dari dengkuran, napas tersendat, sampai drama terbangun tengah malam.
Kuis ini dapat membantu kamu menilai secara kasar apakah dengkuran pasanganmu cenderung ringan, mengganggu, atau sudah layak diperiksakan ke dokter. Ingat, ini bukan alat diagnostik medis resmi. Kalau hasilnya mengarah ke risiko kesehatan, tetap disarankan konsultasi ke dokter.
