ilustrasi pasien dirawat inap di rumah sakit (pexels.com/RDNE Stock project)
Berikut ini beberapa potensi risiko dan komplikasi campak pada orang dengan sistem imun lemah:
1. Pneumonia
Pneumonia adalah komplikasi paling umum dan mematikan dari campak. Sebagian besar kematian akibat campak disebabkan oleh komplikasi paru. Pada individu dengan imunitas lemah, infeksi paru dapat berkembang cepat dan sulit ditangani.
2. Ensefalitis
Campak juga dapat menyebabkan peradangan pada otak yang dikenal sebagai ensefalitis.
Kondisi ini dapat menimbulkan:
Meskipun jarang, tetapi risikonya meningkat pada kelompok rentan.
3. Infeksi sekunder yang lebih berat
Karena sistem imun melemah, tubuh menjadi lebih rentan terhadap infeksi bakteri atau virus lain. Penurunan imunitas setelah campak dapat berlangsung selama berbulan-bulan hingga bertahun-tahun, menurut penelitian. Ini berarti dampak campak tidak berhenti setelah gejala utama hilang.
4. Malnutrisi dan penurunan kondisi tubuh
Campak sering menyebabkan kehilangan nafsu makan dan gangguan penyerapan nutrisi.
Pada individu dengan kondisi kesehatan yang sudah lemah, ini dapat memperburuk status gizi dan memperlambat pemulihan.
5. Risiko kematian lebih tinggi
Menurut WHO, angka kematian akibat campak jauh lebih tinggi pada kelompok dengan imunitas rendah, terutama di wilayah dengan akses kesehatan terbatas. Ini menegaskan bahwa campak bukan penyakit yang bisa dianggap sepele dalam semua kondisi.