Di banyak foto dan pemberitaan haji, yang paling sering terlihat adalah lautan manusia yang terus bergerak. Ada yang berjalan cepat mengejar rombongan, ada yang berdiri lama mengantre, ada juga yang berpindah-pindak lokasi ibadah dalam suhu yang sangat panas. Tubuh seolah terus bekerja, terutama kaki yang menjadi penggerak tubuh selama rangkaian ibadah berlangsung.
Bagi jemaah dengan varises, kaki mungkin lebih cepat berat, betis terasa tegang menjelang malam, atau bengkak lebih mudah terjadi dibanding biasanya. Keluhan seperti ini sering dianggap cuma kelelahan, padahal dalam kondisi varises, sistem pembuluh darah vena memang sedang bekerja lebih keras untuk melawan gravitasi dan mengembalikan darah ke jantung.
Masalahnya, kombinasi antara jalan jauh, berdiri lama, panas, dehidrasi, dan minim waktu pemulihan dapat membuat tekanan pada vena meningkat terus-menerus selama haji. Karena itu, memahami risiko varises saat haji bisa membantu jemaah mengenali kapan tubuh mulai kewalahan dan bagaimana mengurangi beban yang tidak perlu pada kaki.
