ilustrasi seorang perempuan sedang melakukan skrining kanker payudara (unsplash.com/National Cancer Institute)
Secara umum, menopause pada usia dini mungkin melindungi perempuan dari kanker payudara. Hal ini karena setelah menopause, tubuh tidak lagi memproduksi estrogen dalam jumlah besar. Padahal, hormon estrogen berperan dalam merangsang pertumbuhan sel-sel di jaringan payudara. Makin lama seorang perempuan terpapar estrogen sepanjang hidupnya, makin besar pula peluang sel payudara mengalami perubahan yang berujung pada kanker. Maka, ketika produksi estrogen berhenti lebih awal, paparan hormon ini pun berkurang dan risikonya ikut menurun.
Dalam kasus tertentu, dokter bisa merekomendasikan pengangkatan ovarium atau bahkan jaringan payudara sebagai langkah pencegahan. Pengangkatan ovarium menyebabkan menopause akibat pembedahan, sementara pengangkatan payudara menghilangkan sebagian besar jaringan tempat kanker bisa tumbuh.
Meski efektif menurunkan risiko, tetapi tindakan ini hanya dilakukan pada perempuan dengan risiko sangat tinggi, seperti yang memiliki mutasi gen tertentu atau riwayat keluarga kuat. Prosedur ini bukan untuk semua orang karena dampaknya besar terhadap kondisi hormon, fisik, dan kualitas hidup.