Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi kacang almond (freepik.com/Topntp26)
ilustrasi kacang almond (freepik.com/Topntp26)

Intinya sih...

  • Mengonsumsi 60 gram almon per hari dapat menurunkan stres oksidatif dan meningkatkan kesehatan oksidatif, serta berpotensi memperpanjang usia sehat, menurut studi terbaru.

  • Almon memiliki banyak manfaat bagi tubuh, seperti menurunkan kolesterol, mendukung berat badan sehat, dan menyehatkan pencernaan.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Kesehatan oksidatif seseorang menggambarkan kemampuan tubuh untuk menjaga keseimbangan antara dua molekul penting: radikal bebas dan antioksidan. Jika keseimbangan ini terganggu, sel-sel tubuh bisa mengalami kerusakan. Kondisi tersebut dikenal sebagai stres oksidatif.

Stres oksidatif bisa dipicu oleh berbagai faktor gaya hidup, seperti merokok, jarang bergerak, mengonsumsi alkohol berlebihan, hingga pola makan yang tidak sehat. Selain itu, faktor lingkungan seperti polusi udara dan paparan radiasi juga berperan dalam memperburuk kondisi ini.

Tak heran, stres oksidatif telah dikaitkan dengan beragam penyakit serius, mulai dari tekanan darah tinggi, penyakit ginjal, diabetes tipe 2, artritis reumatoid, Alzheimer, hingga kanker.

Sejumlah penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan kaya akan antioksidan, misalnya sayuran hijau, buah sitrus, beri, serta kacang-kacangan, dapat membantu menurunkan risiko terjadinya stres oksidatif.

Dan kini, sebuah penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Scientific Reports menemukan bahwa mengonsumsi sekitar 2 ons (sekitar 60 gram) almon per hari bisa membantu menurunkan stres oksidatif, meningkatkan kesehatan oksidatif, sekaligus berpotensi memperpanjang usia sehat seseorang.

Makin banyak almon yang dimakan, makin besar manfaatnya

Dalam studi ini, para peneliti menganalisis data dari delapan penelitian berbeda yang melibatkan 424 partisipan. Pesertanya beragam, mulai dari individu sehat hingga individu yang mengalami kelebihan berat badan, obesitas, perokok, atau memiliki penyakit kronis seperti penyakit arteri koroner dan kolesterol tinggi.

Jumlah almon yang dikonsumsi peserta bervariasi, antara lima hingga 168 gram per hari, dengan durasi penelitian antara empat hingga 24 minggu.

Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan dose-dependent: makin banyak almon yang dimakan, makin besar manfaatnya. Konsumsi lebih dari 60 gram per hari terbukti secara signifikan menurunkan penanda kerusakan sel tertentu, termasuk malondialdehyde (MDA) dan 8-hydroxy-2′-deoxyguanosine (8-OHdG). Sederhananya, MDA merupakan tanda kerusakan pada lemak sel, sedangkan 8-OHdG adalah tanda kerusakan pada DNA. Jadi, jika almon bisa menurunkan keduanya, artinya bisa membantu melindungi sel dan DNA dari kerusakan oksidatif.

Tak hanya itu, kelompok yang mengonsumsi lebih dari 60 gram almon setiap hari juga menunjukkan peningkatan pertahanan antioksidan tubuh, serta penurunan kecil namun signifikan pada kadar asam urat, yang juga dikenal sebagai salah satu penanda stres oksidatif.

Manfaat almon bagi kesehatan

ilustrasi kacang almond (freepik.com/azerbaijan stockers)

Almon diketahui padat nutrisi yang memberi banyak manfaat bagi tubuh. Mulai dari menjaga kesehatan jantung, memperkuat tulang, hingga mendukung vitalitas, kacang ini punya peran penting jika dikonsumsi dengan bijak.

Beberapa manfaat utama almon antara lain:

  • Menurunkan kolesterol. Almon membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) sekaligus meningkatkan kolesterol baik (HDL). Kandungan antiinflamasinya juga memberi perlindungan dari risiko penyakit jantung.

  • Mendukung berat badan sehat. Meski tinggi kalori, tetapi protein dan serat di dalam almon membuat kenyang lebih lama, sehingga membantu mengontrol porsi makan dan menurunkan risiko obesitas.

  • Menurunkan tekanan darah. Kandungan vitamin E, kalium, dan kalsium dalam almon berperan menjaga tekanan darah tetap stabil.

  • Menyuplai vitamin, mineral, dan serat. Almon kaya magnesium, vitamin E, dan serat yang penting untuk fungsi tubuh sehari-hari.

  • Menguatkan tulang. Kalsium dan fosfor di dalamnya membantu menjaga kepadatan dan kekuatan tulang.

  • Mengontrol gula darah. Almon dapat mencegah lonjakan gula darah setelah makan, baik untuk orang dengan diabetes.

  • Menyehatkan pencernaan. Almon dapat mendukung kesehatan usus, yang berpengaruh besar pada daya tahan tubuh dan kesehatan menyeluruh.

Referensi

"Health Benefits of Almonds." WebMD. Diakses Agustus 2025.

Ahmadreza Kolahi et al., “The Impact of Almond Supplementation on Oxidative Stress Biomarkers: A Systematic Review and Meta-analysis of Randomized Control Trials,” Scientific Reports 15, no. 1 (August 13, 2025), https://doi.org/10.1038/s41598-025-14701-w.

Editorial Team