Kesehatan oksidatif seseorang menggambarkan kemampuan tubuh untuk menjaga keseimbangan antara dua molekul penting: radikal bebas dan antioksidan. Jika keseimbangan ini terganggu, sel-sel tubuh bisa mengalami kerusakan. Kondisi tersebut dikenal sebagai stres oksidatif.
Stres oksidatif bisa dipicu oleh berbagai faktor gaya hidup, seperti merokok, jarang bergerak, mengonsumsi alkohol berlebihan, hingga pola makan yang tidak sehat. Selain itu, faktor lingkungan seperti polusi udara dan paparan radiasi juga berperan dalam memperburuk kondisi ini.
Tak heran, stres oksidatif telah dikaitkan dengan beragam penyakit serius, mulai dari tekanan darah tinggi, penyakit ginjal, diabetes tipe 2, artritis reumatoid, Alzheimer, hingga kanker.
Sejumlah penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan kaya akan antioksidan, misalnya sayuran hijau, buah sitrus, beri, serta kacang-kacangan, dapat membantu menurunkan risiko terjadinya stres oksidatif.
Dan kini, sebuah penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Scientific Reports menemukan bahwa mengonsumsi sekitar 2 ons (sekitar 60 gram) almon per hari bisa membantu menurunkan stres oksidatif, meningkatkan kesehatan oksidatif, sekaligus berpotensi memperpanjang usia sehat seseorang.