Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
7 Suplemen untuk Melawan Penuaan, Tetap Sehat dan Awet Muda
ilustrasi suplemen untuk melawan penuaan (unsplash.com/Ksenia Yakovleva)
  • Artikel membahas pentingnya pola hidup sehat dan nutrisi seimbang untuk memperlambat proses penuaan serta mengurangi risiko penyakit terkait usia.
  • Tujuh suplemen utama yang disebutkan meliputi vitamin B6, C, D, E, resveratrol, koenzim Q10, dan kolagen dengan manfaat spesifik bagi kesehatan tubuh dan kulit.
  • Meskipun suplemen dapat membantu menjaga vitalitas dan elastisitas kulit, kunci utama tetap pada gaya hidup sehat seperti olahraga rutin, tidur cukup, dan manajemen stres.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Artikel ini menampilkan pandangan optimistis tentang bagaimana ilmu pengetahuan dan nutrisi dapat mendukung proses penuaan yang sehat. Dengan memaparkan berbagai vitamin dan senyawa seperti B6, C, D, E, resveratrol, CoQ10, dan kolagen, tulisan ini menunjukkan bahwa tubuh memiliki banyak cara alami untuk mempertahankan energi, elastisitas kulit, serta fungsi kekebalan seiring bertambahnya usia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Penuaan adalah hal pasti, yang sayangnya tidak dapat dihentikan. Meskipun begitu, kamu dapat melakukan perubahan pola makan dan gaya hidup untuk memperlambat proses penuaan tertentu dan mengurangi risiko penyakit terkait usia.

Penyebab utama penuaan meliputi akumulasi kerusakan sel yang disebabkan oleh molekul reaktif yang disebut radikal bebas dan pemendekan telomer, yang merupakan struktur di ujung kromosom yang memainkan peran penting dalam pembelahan sel.

Pola makan bernutrisi seimbang, rutin berolahraga, serta menghindari merokok dan konsumsi alkohol adalah cara terbaik untuk mendukung penuaan yang sehat dan memperlambat efek penuaan pada tubuh. Meskipun demikian, para ilmuwan telah mengidentifikasi banyak senyawa yang dapat memperlambat proses penuaan tertentu dan membantu mengurangi risiko penyakit terkait usia.

1. Vitamin B6

Vitamin B6 atau piridoksin sangat penting untuk sistem saraf pusat serta kesehatan kekebalan tubuh.

Orang dewasa di atas usia 50 tahun tidak menyerap vitamin B6 seefisien orang dewasa yang lebih muda, dan seringkali memiliki pola makan yang rendah akan makanan yang mengandung vitamin ini.

Vitamin B6 dapat ditemukan dalam makanan, yang meliputi hati, ikan berlemak, buncis, sayuran hijau gelap, pisang, dan buah jeruk. Perempuan di atas usia 50 tahun harus mendapatkan 1,5 mg B6 per hari, dan laki-laki membutuhkan 1,7 mg per hari. 

2. Vitamin C

Vitamin C berfungsi sebagai antioksidan kuat dalam tubuh, membantu melindungi sel dari kerusakan oksidatif.

Vitamin ini juga memainkan peran penting dalam fungsi kekebalan tubuh, pengaturan peradangan, dan banyak proses lain yang penting untuk penuaan yang sehat.

Mempertahankan asupan optimal vitamin C penting untuk mendukung kesehatan dan melindungi dari kondisi yang berkaitan dengan usia.

3. Vitamin D

ilustrasi suplemen vitamin D (pexels.com/Michelle Leman)

Vitamin D dikenal sebagai vitamin sinar matahari karena tubuh dapat memproduksinya saat terpapar sinar matahari. Namun, menghabiskan lebih sedikit waktu di luar ruangan atau mengenakan pakaian tertutup dapat mempersulit orang dewasa untuk mendapatkan cukup vitamin D hanya dari matahari. 

Vitamin D membantu tubuh menyerap kalsium, yang sangat penting seiring bertambahnya usia karena penting untuk menjaga tulang yang kuat dan sehat. Vitamin ini juga penting dalam penyembuhan patah tulang dan mungkin fungsi metabolisme. Selain dari paparan sinar matahari, vitamin D juga bisa didapatkan dengan mengonsumsi makanan, seperti salmon, tuna, dan ikan berlemak lainnya.

4. Vitamin E

Vitamin E memainkan peran penting dalam menjaga fungsi kekebalan tubuh dan pengaturan peradangan dengan mengurangi radikal bebas dan stres oksidatif.

Vitamin E juga bermanfaat untuk kondisi yang berkaitan dengan usia, seperti diabetes tipe 2 dan kolitis, serta dapat mengurangi penurunan kognitif pada orang dewasa yang lebih tua.

Karena vitamin E adalah suplemen yang larut dalam lemak, maka penyerapannya di dalam tubuh bergantung pada asupan lemak yang cukup. Artinya, vitamin E akan lebih efektif jika dikonsumsi bersama makanan yang mengandung lemak sehat, seperti alpukat, kacang-kacangan, atau minyak zaitun. Tanpa dukungan lemak, tubuh akan kesulitan menyerap nutrisi ini secara optimal.

5. Resveratrol

Resveratrol adalah antioksidan alami yang ditemukan dalam makanan, seperti anggur, bluberi, dan anggur merah. Senyawa ini dikaitkan dengan pengurangan peradangan dan potensi efek anti-penuaan. Beberapa manfaat utama dari resveratrol, meliputi:

  • Kesehatan otak, termasuk memori dan pembelajaran.

  • Daya tahan, atau mempertahankan upaya fisik dari waktu ke waktu.

  • Peningkatan metabolisme, proses yang mengubah makanan menjadi energi.

  • Sensitivitas insulin, yaitu seberapa efektif sel merespons insulin, hormon yang mengatur gula darah.

6. Koenzim Q10

ilustrasi suplemen (pexels.com/Odin Mcraig)

Koenzim Q10 (CoQ10) adalah nutrisi yang mendukung produksi energi dalam sel dan bertindak sebagai antioksidan.

Ditemukan dalam daging, ikan, kacang-kacangan, dan beberapa minyak, tetapi kadarnya secara alami menurun seiring bertambahnya usia.

Sifat antioksidan CoQ10 dapat bermanfaat bagi kesehatan kulit. Jika dioleskan secara topikal, CoQ10 dapat memperkuat kulit dan mengurangi kerutan.

7. Kolagen

Kolagen adalah protein utama yang bertanggung jawab untuk menjaga kulit tetap kencang dan elastis. Kolagen akan berkurang seiring bertambahnya usia, dan kulit sering menjadi salah satu area pertama yang menunjukkan perubahan terkait usia.

Mengonsumsi suplemen kolagen secara oral dapat meningkatkan elastisitas dan hidrasi kulit, menghasilkan kulit yang lebih halus dan mengurangi garis-garis halus.

Kolagen topikal juga menawarkan manfaat anti kerutan setelah penggunaan selama sebulan. Kolagen oral cenderung diserap lebih efektif daripada aplikasi topikal dan mungkin memiliki dampak yang lebih  besar pada kelembapan kulit.

Pada akhirnya, suplemen untuk melawan penuaan bisa menjadi pendukung yang bermanfaat, tetapi bukan solusi utama. Kunci sebenarnya tetap terletak pada pola hidup sehat, mulai dari asupan nutrisi seimbang, tidur yang cukup, hingga manajemen stres yang baik.

Referensi

AARP. Diakses pada Mei 2026. "9 Nutrients You Need More of As You Get Older."

Healthline. Diakses pada Mei 2026. "8 Best Anti-Aging Vitamins and Supplements in 2026."

Verywell Health. Diakses pada Mei 2026. "15 Antiaging Supplements and Vitamins to Help You Live Longer."

Editorial Team