Selama ini, osteoartritis kerap dianggap sebagai penyakit sendi yang hanya dialami oleh orang lanjut usia. Padahal, kenyataannya kondisi ini juga bisa muncul pada orang yang masih muda, bahkan di usia 20-an. Dalam beberapa tahun terakhir, para ahli melihat peningkatan kasus osteoartritis pada orang di bawah usia 40 tahun.
Perubahan gaya hidup menjadi salah satu faktor yang mendorong munculnya masalah ini lebih awal. Cedera olahraga, berat badan berlebih, hingga aktivitas fisik dengan tekanan tinggi pada sendi dapat mempercepat kerusakan tulang rawan.
Karena masih muda, banyak orang menganggap gejala awalnya sebagai hal sepele, sehingga osteoartritis sering terlambat terdiagnosis. Padahal, mengenali tanda-tanda osteoartritis sejak dini sangat penting agar kerusakan sendi tidak semakin parah.
