Kondisi tubuh sebelum perjalanan sangat memengaruhi stamina selama mudik. Kurang tidur dapat membuat tubuh lebih cepat lelah dan menurunkan konsentrasi.
Orang dewasa umumnya membutuhkan 7–9 jam tidur per malam untuk menjaga fungsi kognitif dan kesehatan tubuh.
Tidur cukup sebelum perjalanan dapat membantu:
Persiapan mudik yang dilakukan lebih awal dapat membantu menghindari tidur terlalu larut sebelum berangkat.
Perjalanan panjang, waktu makan yang terbatas, dan kurang tidur dapat memengaruhi stamina jika tidak dikelola dengan baik. Dengan menjaga hidrasi, memilih menu sahur yang tepat, mengatur waktu istirahat, melakukan peregangan ringan, serta memastikan tidur cukup sebelum perjalanan, tubuh dapat tetap bugar sepanjang mudik.
Referensi
World Health Organization. “Drinking-water.” Diakses Maret 2026.
Harvard T.H. Chan School of Public Health. “Carbohydrates and Blood Sugar.” Diakses Maret 2026.
Centers for Disease Control and Prevention. “Motor Vehicle Safety: Driver Fatigue.” Diakses Maret 2026.
American College of Sports Medicine. "ACSM’s Guidelines for Exercise Testing and Prescription." Philadelphia: Wolters Kluwer, 2021. Diakses Maret 2026.
National Heart, Lung, and Blood Institute. “Sleep Deprivation and Deficiency.” Diakses Maret 2026.
Abd-Elbasset Abaïdia, Wael Daab, and Mohamed Amine Bouzid, “Effects of Ramadan Fasting on Physical Performance: A Systematic Review With Meta-analysis,” Sports Medicine 50, no. 5 (January 20, 2020): 1009–26, https://doi.org/10.1007/s40279-020-01257-0.