7 Rekomendasi Film Grindhouse Terbaik, Ada Ngeri-Ngeri Sedap!

Para penggemar film horor tentu sudah tidak asing dengan istilah film grindhouse. Sempat populer pada tahun 1960-an hingga 1980-an, film grindhouse merujuk pada B movies atau film kelas B yang tayang di bioskop pada tengah malam dengan harga murah. Film grindhouse sendiri identik dengan biaya produksi rendah yang kental akan konten aksi, sensual, dan kekerasan yang berani dengan premis yang tidak kalah menarik.
Bagi kamu yang tertarik untuk menyelami jagad film grindhouse, IDN Times punya rekomendasi film grindhouse terbaik dan tentunya tidak bikin sakit mata. Tunggu apalagi? Langsung masukkn ke watchlist kamu.
1. Texas Chainsaw Massacre (1974)

Film grindhouse terbaik pertama ada Texas Chain Saw Massacre. Telah dibuat ulang berkali-kali oleh Hollywood, nampaknya masih belum ada yang dapat menandingi kengerian film besutan sutradara Tobe Hooper tersebut.
Fillm yang rilis pada tahun 1974 tersebut dengan mudah menjadi ikon dari film grindhouse berkat kejeniusan Hopper dalam memaksimalkan setiap aspek dalam menyajikan sebuah tontonan yang sulit untuk dicerna oleh orang awam.
Texas Chain Saw Massacre menceritakan Sally (Marilyn Burns) dan kakaknya Franklin (Paul A. Partain) yang memburu pelaku perusak makam mendiang sang kakek. Tak disangka, mereka justru menjadi mangsa dari sekelompok maniak bertopeng kulit mengerikan dan membawa gergaji untuk menghabisi korbannya.
2. Dawn of the Dead (1978)

Biaya produksi yang terbatas bukan menjadi penghalang bagi sutradara George Romero untuk melahirkan satu lagi film zombie terbaik sepanjang masa. Hampir serupa dengan Night of the Living Dead (1968), Dawn of the Dead lebih berfokus pada garis tipis yang memisahkan manusia dan keserakahan di situasi paling pelik.
Dawn of the Dead mengikuti sekelompok penyintas yang mencari tempat suaka di tengah serangan zombie. Upaya pencarian tersebut membawa mereka pada sebuah gedung mall di tempat antah berantah. Lebih dari cukup untuk tempat persembunyian dari kejaran para zombie.
3. Suspiria (1977)

Film grindhouse terbaik berikutnya ada Suspiria. Sebagai pembuka dari Three Mothers Trilogy, Dario Argento mengeksplorasi sisi gelap dari seni tari balet yang di balik keindahannya terdapat budaya kompetitif yang brutal. Dipadukan dengan penggunaan palet warna mencolok dan adegan kekerasan yang mampu membuat mual para penontonnya, Suspiria menjadi salah satu film grindhouse paling artistik sepanjang masa.
Suspiria berfokus pada Suzy Bannion (Jessica Harper), penari balet asal Amerika yang datang ke Jerman untuk mengasah bakat menarinya di Tanz Academy. Setibanya di sana, Suzy merasakan energi negatif yang melingkupi gedung tua tersebut dan mengancam keselamatan dirinya.
4. Ms. 45 (1981)

Disutradarai oleh Abel Ferrara, Ms. 45 menyuguhkan sebuah tontonan aksi balas dendam kental akan aksi kekerasan yang eksplisit. Tidak seperti film grindhouse pada umumnya yang kaku, kualitas akting para aktor dalam Ms. 45 patut diacungi jempol. Terutama penampilan Zoë Lund yang mengkomunikasikan emosinya melalui ekspresi wajah serta sorot matanya yang mampu membuat penontonnya bersimpati.
Ms. 45 mengikuti Thana (Zoë Lund), seorang penjahit pemalu yang kehilangan akal sehatnya usai menjadi korban pelecehan seksual secara brutal. Bermodalkan pakaian menggoda yang dibuatnya, Thana berkeliling kota New York untuk mencari si pelaku agar dapat membalaskan dendamnya. Thana juga tidak segan-segan untuk mengakhiri hidup para lelaki hidung belang yang menggodanya.
5. The Psychic (1977)

Disadur dari novel karya Vieri Razzini berjudul Terapia Mortale, The Psychic tampil tanpa cela berkat suguhan teror yang mengerikan sekaligus dramatis. The Psychic merupakan pilihan tepat bagi kamu yang ingin menonton film besutan sutradara Lucio Fulci karena alurnya yang lebih jelas dengan fase slow burn yang masih dapat dinikmati.
The Psychic berfokus pada Virginia (Jennifer O’Neill) yang tergerak untuk membongkar tembok rumah suaminya usai mendapatkan penglihatan. Tak diduga, Virginia menemukan tengkorak yang kemungkinan besar merupakan korban pembunuhan. Bersama bantuan cenayang, Virginia mengungkap apa yang terjadi pada korban dan apa hubungannya dengan sang suami di masa lalu.
6. Halloween (1978)

Terinspirasi dari pengalaman pribadinya ketika berkunjung ke rumah sakit jiwa, sutradara John Carpenter nekat membuat film Halloween. Dengan bujet pas-pasan serta minim pengalaman, siapa sangka Halloween meledak di pasaran dan sukses meraup penghasilan hingga puluhan juta dollar. Sukses menjadikan Halloween sebagai salah satu film grindhouse terlaris sepanjang masa.
Halloween mengisahkan Michael Myers yang harus menjalani perawatan dan pengawasan ketat di rumah sakit jiwa usai menghabisi kakak perempuannya di malam malam Halloween.
Sekitar 15 tahun berselang, Myers berhasil kabur tepat sehari sebelum perayaan Halloween. Kini petugas rumah sakit jiwa harus berpacu dengan waktu sebelum Michael Myers mengulang kejahatan yang sama di malam Halloween.
7. Death Race 2000 (1975)

Sebelum film pertama Mad Max dirilis pada tahun tahun 1979, Paul Bartel telah lebih dulu membuat film balapan bertema distopia lewat Death Race 2000. Film yang dirilis pada tahun 1975 tersebut diadaptasi dari cerpen berjudul The Racer karya Ib Melchior. Menghadirkan adegan balapan yang liar dan sarat akan kekerasan, Death Race 2000 wajib masuk dalam watchlist kamu.
Berlatar di masa depan yang suram, Death Race 2000 berfokus pada ajang balapan ekstrim yang disponsori oleh pemerintah dimana pesertanya mendapatkan poin jika menabrak warga sipil. Diikuti oleh lima tim yang masing-masing terdiri dari laki-laki dan perempuan, mereka bersaing menggunakan mobil yang telah dimodifikasi dengan senjata berbahaya. Sang juara bertahan, Frankenstein (David Carradine), yang telah lama menghilang secara misterius datang kembali dan berlomba untuk terakhir kalinya.
Menawarkan premis yang tidak biasa, rekomendasi film di atas cocok buat kamu yang ingin menjajal genre baru. Jadi, mau nonton film grindhouse yang mana dulu, nih?