potret Afgan di konser “Afgan retrospektif: The Concert” di Plenary Hall, Jakarta International Convention Center (JICC), Sabtu (18/7/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)
Setelah membawakan 12 lagu, Afgan sempat berhenti sejenak dari pertunjukannya untuk membagikan cerita personal di balik konser “Afgan retrospektif: The Concert”. Ia mengungkap, konser ini sebenarnya merupakan perwujudan dari doa yang ia panjatkan saat menjalankan ibadah haji tahun lalu. Saat itu, ia sempat berdoa agar bisa menggelar konser tunggal lagi bersama Erwin Gutawa Orchestra.
“Jadi tahun lalu, saya naik haji. Pak Haji Afgan panggilnya ya. Salah satu doa yang saya ucapkan waktu haji tahun lalu adalah, ‘Ya Allah, saya pengin banget bisa bikin konser pakai Erwin Gutawa Orchestra lagi,’” katanya sambil bercanda.
Setelah menoleh ke arah Erwin Gutawa dan meyakinkan sang konduktor bahwa cerita yang ia sampaikan tersebut memang benar adanya, Afgan kemudian cerita, mewujudkan konser tersebut bukan perkara yang mudah karena menurutnya, semakin ke sini, semakin sulit menemukan promotor yang berani menggelontorkan anggaran besar.
Namun, tak lama setelah menunaikan ibadah haji, ia bertemu dengan Seven Star Production yang dipimpin Dolly Sartika dan akhirnya, konser impiannya tersebut pun resmi terwujud.
Afgan juga mengucapkan terima kasih kepada Seven Star Production, khususnya Dolly Sartika, karena telah berani mewujudkan konser tersebut. Ia bahkan berseloroh agar sang promotor tidak kapok bekerja sama dengannya sambil mengungkap fakta bahwa tiket konser malam itu terjual habis.
Di balik itu, Afgan sendiri ternyata juga sempat tak menyangka tiket konsernya bisa sold out di tengah kondisi ekonomi Indonesia saat ini. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada semua penonton yang telah memenuhi venue.
“Jangan kapok ya Buk. Sekalinya bikin sama saya sold out, lho. Sold out malam ini! Wow, in this economy? Sold out? Tidak mungkin! Eh, ternyata mungkin. Malam ini sold out semua karena kalian. Makasih ya,” kata Afgan dengan nada antusias.