Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Katyana Akui Gemar Rilis Lagu Duet, Suka Belajar dari Musisi Lain

Katyana Akui Gemar Rilis Lagu Duet, Suka Belajar dari Musisi Lain
potret Katyana di kantor IDN, Jakarta, Selasa (14/7/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)
Intinya Sih
  • Katyana Mawira semakin aktif di dunia musik dengan merilis dua lagu duet berdekatan, bersama Widuri Puteri dan Nadhif Basalamah pada Juli 2026.
  • Ia mengaku menikmati proses kolaborasi karena bisa belajar banyak hal baru dari musisi lain, termasuk teknik vokal dan cara menulis lagu.
  • Katyana merasakan chemistry berbeda di tiap kolaborasi; bersama Widuri terasa ceria khas remaja, sementara dengan Nadhif lebih personal dan emosional.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Setelah dikenal luas lewat perannya sebagai Milly di film Rangga & Cinta, Katyana Mawira kini mulai aktif berkarya di industri musik. Gak tanggung-tanggung, meski belum sebulan merilis lagu duet bersama Widuri Puteri, pada Jumat (17/7/2026), Katyana kembali menyapa penggemarnya lewat lagu “Ceritaku Ceritamu” yang dibawakan bersama Nadhif Basalamah.

Tentu saja kehadiran dua lagu duetnya dalam waktu yang berdekatan tersebut memancing rasa penasaran tentang alasan kenapa Katyana sepertinya mulai gemar berkolaborasi di awal perjalanan musiknya.

1. Katyana akui gemar rilis lagu duet, suka belajar dari musisi lain

Seorang perempuan berambut panjang duduk di tangga kantor dengan dekorasi bendera kecil warna-warni di latar belakang.
potret Katyana di kantor IDN, Jakarta, Selasa (14/7/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)

Dalam sesi roundtable interview di kantor IDN, Jakarta, Selasa (14/7/2026), Katyana mengakui saat ini memang sedang menikmati proses merilis lagu duet. Remaja berusia 17 tahun tersebut mengaku suka berkolaborasi dengan musisi lain karena bisa mendapatkan banyak pengalaman baru yang belum pernah di dapatkan.

Bahkan, hal tersebut juga ia rasakan saat berkolaborasi dengan Widuri Puteri dan Nadhif Basalamah.

“Aku lagi seneng banget berkolaborasi dengan orang lain. Soalnya aku jadi bisa belajar banyak dari musisi-musisi lainnya, seperti Widuri dan Kak Nadhif. Dan aku juga jadi belajar mendapatkan perspektif-perspektif baru yang sebelumnya mungkin aku belum bisa dapatkan dan aku pribadi juga suka ketemu orang baru,” kata Katyana dengan nada antusias.

2. Ungkap pelajaran penting ketika berkolaborasi dengan Widuri dan Nadhif

Dua perempuan duduk berdampingan di area kantor dengan jendela besar berlatar gedung tinggi dan pepohonan di Jakarta.
potret Katyana dan Widuri di kantor IDN, Jakarta, Selasa (14/7/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)

Dalam kesempatannya, Katyana menegaskan, setiap kolaborasi memberinya pengalaman yang berbeda. Hal ini pun juga berlaku saat ia berduet dengan Widuri Puteri dan Nadhif Basalamah.

Menurut Katyana, saat berduet dengan Widuri, ia jadi belajar bagaimana menyatukan suara agar pesan dalam lagu dapat tersampaikan dengan baik. Sementara itu, saat bekerja sama dengan Nadhif, Katyana justru mendapat kesempatan untuk mempelajari proses menulis lagu dan composing.

“Kalo dari Widuri, aku jadi belajar, ini pertama kali aku duet bareng sama-sama perempuan juga. Jadi belajar bikin suara kita nyatu agar kita bisa menyampaikan pesannya. Kalo sama Kak Nadhif, aku belajar menulis lagu dan composing,” lanjutnya.

3. Rasakan chemistry yang berbeda saat duet bareng Widuri dan Nadhif

Seorang perempuan berambut panjang duduk di tangga kantor dengan dekorasi bendera kecil warna-warni di latar belakang.
potret Katyana di kantor IDN, Jakarta, Selasa (14/7/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)

Selain mendapat pelajaran dan pengalaman baru, Katyana juga merasakan adanya perbedaan chemistry saat berkolaborasi dengan Widuri Puteri dan Nadhif Basalamah. Menurutnya, masing-masing kolaborasi memiliki karakter tersendiri yang membuatnya bisa mengeksplorasi sisi berbeda dalam bermusik.

Saat bernyanyi dengan Widuri Puteri, Katyana merasa kolaborasi tersebut menghadirkan nuansa yang lebih dekat dengan kehidupan remaja. Interaksi mereka terasa seperti menggambarkan kisah persahabatan anak SMA yang penuh dengan keceriaan. Sementara itu, kolaborasi dengan Nadhif justru terasa lebih personal.

“Kalau aku lagi nyanyi sama Widuri, aku terlihat seperti kayak bener-bener anak SMA. Bener-bener high school girl. Tapi kalau sama Kak Nadhif, walaupun Kak Nadhif sama aku umurnya mungkin beda jauh, tapi karena kita bikin lagunya bareng, lagunya tuh jadi sangat personal buat aku, sehingga kita juga akhirnya nyatu.”

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More