Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

⁠Erwin Gutawa: Konser Afgan Bukan Cuma Cerita Cinta

⁠Erwin Gutawa: Konser Afgan Bukan Cuma Cerita Cinta
Erwin Gutawa dalam konferensi pers Afgan Retrospektif: The Concert pada Rabu (15/7/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita)
Intinya Sih
  • Afgan akan menggelar konser solo bertajuk 'Afgan Retrospektif: The Concert' sebagai perayaan 18 tahun kariernya, dengan kolaborasi bersama maestro musik Erwin Gutawa.
  • Erwin Gutawa menekankan pentingnya konser yang punya pesan dan visi artistik, bukan sekadar parade lagu populer, serta mengapresiasi semangat Afgan yang terbuka terhadap tantangan baru.
  • Menurut Erwin, karya Afgan kini lebih dewasa dan tidak hanya soal cinta, tetapi juga menggambarkan pertemanan dan perjalanan hidup yang lebih luas dalam konser orkestra mendatang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Afgan akan kembali ke atas panggung solo lewat konser bertajuk "Afgan Retrospektif: The Concert". Merupakan perayaan 18 tahun kariernya di industri musik, Afgan juga akan menggandeng maestro Erwin Gutawa dalam konser ini.

Erwin Gutawa, yang telah mengiringi berbagai diva dan legenda musik Tanah Air, menegaskan, memiliki standar tinggi untuk setiap pertunjukan yang ia garap. Ia lalu menceritakan di balik proses penggarapan musik untuk konser Afgan nanti. Simak selengkapnya di bawah ini!

1. Erwin Gutawa tak ingin penyanyi hanya sekadar membawakan musik hitnya saja

Erwin Gutawa dalam konferensi pers Afgan Retrospektif: The Concert pada Rabu (15/7/2026)
Erwin Gutawa dalam konferensi pers Afgan Retrospektif: The Concert pada Rabu (15/7/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita)

Erwin Gutawa menilai, panggung pertunjukan harus memiliki nyawa dan pesan yang ingin disampaikan kepada penonton. Sejak awal berkarier mendukung musisi-musisi besar seperti Chrisye hingga Kris Dayanti, ia selalu menanamkan prinsip bahwa setiap lagu yang dimainkan harus mencerminkan visi artistik sang penyanyi.

"Jadi saya merasa setiap mereka melakukan konser, saya akan selalu men-challenge, bahwa menurut saya konser itu gak cuman sekadar parade lagu. Harus mencerminkan apa atau statement musikal apa yang akan dikeluarkan," ungkap Erwin dalam konferensi pers pada Rabu (15/7/2026).

2. Erwin Gutawa bersyukur Afgan senang mendapat tantangan

Erwin Gutawa dalam konferensi pers Afgan Retrospektif: The Concert pada Rabu (15/7/2026)
Erwin Gutawa dalam konferensi pers Afgan Retrospektif: The Concert pada Rabu (15/7/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita)

Sebelumnya, Erwin sudah pernah bekerja sama dengan Afgan di konser solo sang musisi pada tahun 2011 silam. Ketertarikan Erwin untuk kembali berkolaborasi bersama Afgan didasari oleh sifat sang solois yang selalu terbuka terhadap tantangan baru. Alih-alih hanya mengandalkan popularitas lagu-lagu hitnya, Afgan didorong untuk membedah makna di balik setiap karyanya sekaligus membagikan perjalanan hatinya kepada para penggemar setianya.

Sang maestro orkestra ini mengatakan, "Alhamdulillah Afgan tuh suka tantangan. Dan kalau kita bikin konser, sebelumnya itu dari tahun 2011 yang lalu juga udah begitu ya."

3. Erwin Gutawa merasa kisah yang disampaikan Afgan dalam konsernya sudah bukan cinta-cintaan belaka

Erwin Gutawa dalam konferensi pers Afgan Retrospektif: The Concert pada Rabu (15/7/2026)
Erwin Gutawa dalam konferensi pers Afgan Retrospektif: The Concert pada Rabu (15/7/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita)

Setelah menggarap konser Afgan untuk kedua kalinya, Erwin menyadari adanya perubahan signifikan pada materi lagu sang musisi. Seiring bertambahnya usia dan pengalaman hidup, perspektif Afgan dalam berkarya kini tidak lagi melulu soal patah hati. Ada ruang bagi cerita pertemanan dan berbagai aspek kehidupan lainnya yang membuat pertunjukan ini terasa jauh lebih luas.

"Saya merasa Afgan semakin dewasa. Semakin banyak pengalaman hidupnya, semakin banyak cerita gak cuman sekedar cerita cinta dengan kepahitan. Udah mulai banyak mengenai pertemanan. Jadi saya rasa kali ini ceritanya lebih luas," pungkas Erwin.

Bagi yang penasaran dengan perjalanan musikal Afgan yang dikemas dalam balutan orkestra Erwin Gutawa, konser "Afgan Retrospektif: The Concert" akan digelar di Plenary Hall, Jakarta Convention Center (JCC), pada Sabtu, 18 Juli 2026. Konser ini akan dibagi ke dalam empat babak yang merepresentasikan perjalanan karier Afgan selama 18 tahun, serta dimeriahkan oleh sejumlah kolaborator, spesial seperti Kris Dayanti, Mahalini, dan Petra Sihombing.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More