Comscore Tracker

5 Rekomendasi Film yang Hanya Memiliki 1 Latar Tempat

Tidak perlu lokasi dan CGI mewah untuk membuat film menarik 

Apa yang biasanya kamu cari ketika menonton sebuah film? Visualisasi yang bagus? Pemandangan yang memikat? CGI yang mencengangkan? Ataukah kamu adalah tipe penonton yang lebih berfokus pada drama dan ketegangan yang ada di dalam plot?

Baik dalam dunia perfilman lama atau modern, film-film yang hanya memiliki satu latar tempat atau single-set production movie telah bertebaran. Kebanyakan dari film-film ini mengedepankan ketegangan drama dan interaksi antar karakter. Film tersebut juga memaksimalkan satu lingkungan yang menjadi lokasi dalam tiap adegannya. Judul film apa saja yang mengusung konsep single-set production ini? Berikut lima di antaranya.

1. Buried (2010)

https://www.youtube.com/embed/aRQ0oqFBoP4

Bercerita mengenai Paul Conroy, seorang pengemudi truk yang menemukan dirinya terjebak di dalam sebuah peti yang terkubur di dalam tanah. Hanya dengan bantuan pemantik api dan telepon genggam, Paul harus melakukan berbagai upaya agar dapat keluar dari peti tersebut sebelum terlambat.

Film Buried hanya memiliki satu lokasi, yaitu di dalam peti tempat Paul terjebak. Rodrigo Cortés dan Chris Sparling benar-benar patut diacungi jempol. Sebab, mereka berhasil menyutradarai serta menulis film yang sangat menegangkan dengan hanya memanfaatkan satu lokasi sempit.

Ryan Reynolds yang berperan sebagai Paul pun sukses menunjukkan keahlian beraktingnya. Sebab, ia dapat menjaga penonton dari kebosanan selama lebih dari satu setengah jam. Sebagai hasilnya, film ini tercatat mendapatkan enam belas penghargaan dengan total 33 nominasi.

2. Exam (2009)

https://www.youtube.com/embed/hbivC9ztGOE

Kegiatan mengikuti tes tertulis untuk mendapatkan sebuah pekerjaan memanglah hal yang biasa. Namun, Exam berhasil membawa twist dan ketegangan baru kepada kegiatan biasa tersebut.

Film ini berfokus pada delapan kandidat pekerja yang memasuki sebuah ruangan untuk menjalani sebuah tes. Di dalam ruangan tersebut hanya terdapat meja, alat tulis, secarik kertas, seorang penjaga, dan jam. Ketika waktu mengerjakan tes dimulai, kedelapan orang itu membalik kertas mereka dan menemukan bahwa kertas tersebut kosong.

Setelah kebingungan mereda, para kandidat tersebut sepakat untuk bekerja sama mencari tahu pertanyaan tes. Namun dalam usahanya, mereka saling membongkar rahasia dan menguji kepercayaan satu sama lain.

Meskipun hanya berlokasi di satu ruangan, yaitu di ruang tes, Exam tetap tidak terasa membosankan. Sebab parac karakternya terus berusaha untuk memaksimalkan segala sudut ruangan dalam mencari petunjuk. Ending dari film ini juga dijamin dapat membuat penonton geleng-geleng kepala, lho.

Baca Juga: 6 Film Barat Berkisah Tentang Terjebak di Suatu Tempat, Ada 127 Hours!

3. 12 Angry Men (1957)

https://www.youtube.com/embed/_13J_9B5jEk

Dua belas orang dipanggil untuk menjalankan tugas juri mereka dan dihadapkan dengan kasus pembunuhan seorang pria oleh anaknya sendiri. Sebelas juri secara cepat menyatakan bahwa anak itu bersalah. Sementara, satu juri berpikir sebaliknya dan berusaha untuk meyakinkan sebe;as juri lainnya agar memikirkan kembali keputusan mereka.

Meskipun memiliki premis yang cukup simpel, film ini dieksekusi dengan sangat apik sehingga penonton tidak jenuh. Ketegangan perdebatan di antara kedua belas juri akan membuat penonton lupa bahwa film ini hanya berlokasi di satu tempat, yaitu di dalam ruang juri. Atas kesuksesannya, film klasik ini telah menginspirasi dibuatnya banyak film-film sejenis, salah satunya adalah sebuah drama Korea berjudul Juror 8.

4. The Platform / El Hoyo (2019)

https://www.youtube.com/embed/RlfooqeZcdY

Goreng terbangun dalam The Hole–penjara berbentuk vertikal dengan dua orang ditempatkan dalam satu ruangan dan sebuah lubang kotak berada di tengah-tengah ruangan tersebut. Secara rutin, sebuah platform akan membawa makanan dan diturunkan ke masing-masing level ruangan.

Mereka yang berada di level teratas dapat menikmati makanan di platform sebanyak yang mereka bisa. Sementara mereka yang berada di bawah hanya dapat puas dengan sisa-sisa makanan level atas. Goreng dan orang-orang lainnya di dalam The Hole pun harus mencari cara agar dapat bertahan hidup di tempat tersebut.

Film dengan judul asli El Hoyo dan berbahasa Spanyol ini berhasil merefleksikan ketamakan manusia dalam setting yang sederhana. Padat dengan drama dan ketegangan serta sarat dengan pesan moral, film ini berhasil menyabet dua belas penghargaan dengan total 24 nominasi.

5. Snowpiercer (2013)

https://www.youtube.com/embed/nX5PwfEMBM0

Sama dengan The Platform, film terakhir ini juga mengangkat tema perbedaan kelas. Bedanya, kelas dalam film ini terbagi secara horizontal, yaitu di dalam sebuah kereta yang disebut Snowpiercer.

Berlatar tahun 2031, digambarkan sebuah dunia yang telah membeku di mana semua orang hanya dapat bertahan di dalam Snowpiercer. Pembagian kelas pun terbentuk di dalam kereta tersebut.

Mereka yang tinggal di gerbong depan dapat hidup secara tenang dan mewah. Sementara penduduk di gerbong belakang dipaksa untuk puas dengan kehidupan yang jauh dari kata cukup. Curtis (Chris Evans) adalah seorang penduduk gerbong belakang yang memimpin penduduk lainnya untuk menerobos ke gerbong terdepan.

Meskipun terdapat beberapa cuplikan gambar keadaan di luar kereta sebagai pemanis, semua adegan tetap terjadi di satu lokasi, yaitu di dalam kereta. Disutradarai oleh Bong Joon Ho, film ini tercatat telah memenangkan 34 penghargaan dengan total 105 nominasi. Atas kesuksesannya pula, film ini telah mengilhami dibentuknya film seri dengan judul yang sama.

Kelima film di atas berhasil menunjukkan bahwa adegan yang menegangkan tidak selalu membutuhkan lokasi dan CGI yang mewah. Kelima film tersebut pun sangat cocok untuk kamu yang mengutamakan drama, twist, dan permainan karakter. Keapikan penulisan naskah dan akting para aktor dijamin dapat menjagamu jauh dari kebosanan. Bagaimana, apakah kamu tertarik untuk menontonnya?

Baca Juga: 5 Film Barat tentang Detektif yang Bikin Penasaran, Penuh Misteri! 

Aisyah Adinda Photo Verified Writer Aisyah Adinda

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Ines Sela Melia

Berita Terkini Lainnya