Akankah Steve Rogers Jadi Captain Hydra di Avengers: Doomsday?

- Steve hidup bahagia di akhir Avengers: Endgame
- Teaser pertama menyoroti kehidupan Steve yang diduga mempunyai anak
- Fans curiga Steve akan muncul sebagai versi jahat Captain America
Avengers: Doomsday (2026) akan menjadi proyek ke-39 Marvel Cinematic Universe (MCU) yang tayang setelah Spider-Man: Brand New Day (2026). Seri kelima Avengers ini disebut sebagai film paling ambisius Marvel Studios, karena mempertemukan hampir seluruh kelompok superhero untuk menghadapi Victor von Doom alias Doctor Doom. Skala konfliknya pun digadang-gadang melampaui Avengers: Infinity War (2018) dan Avengers: Endgame (2019).
Dalam beberapa minggu terakhir, Marvel Studios mulai membangun antusiasme dengan merilis teaser secara bertahap sejak Selasa (23/12/2025). Teaser pertama langsung menyita perhatian, karena menampilkan Steve Rogers, sosok yang identik dengan Captain America. Kehadirannya sontak memicu euforia, mengingat ia dikenal sebagai pemimpin Avengers yang ikonik.
Kembalinya Steve dalam Avengers: Doomsday menimbulkan beragam spekulasi. Sejumlah fans menduga ia tidak akan kembali sebagai Captain America, melainkan sebagai Captain Hydra. Akankah Steve Rogers jadi Captain Hydra di Avengers: Doomsday? ini beberapa teorinya!
1. Steve hidup bahagia di akhir Avengers: Endgame

Sebelum menjadi Captain America, Steve Rogers hanyalah pemuda biasa yang ingin berbuat benar bagi negaranya. Keinginannya tercapai dalam Captain America: The First Avenger (2012), ketika ia terpilih sebagai relawan Project Rebirth, yaitu eksperimen rahasia pemerintah Amerika Serikat untuk menciptakan super soldier. Dari sanalah Steve lahir sebagai super soldier pertama yang kelak menginspirasi berbagai eksperimen serupa di masa depan.
Dia bergabung dengan Avengers dalam The Avengers (2011) untuk menghentikan Loki dan pasukan Chitauri. Steve kemudian mengungkap fakta kalau SHIELD telah disusupi organisasi teroris HYDRA dalam Captain America: The Winter Soldier (2014). Setelah itu, ia kembali memimpin Avengers untuk menghadapi kecerdasan buatan yang mengancam peradaban manusia dalam Avengers: Age of Ultron (2015).
Singkat cerita, perjalanan Steve mencapai klimaksnya dalam Avengers: Endgame. Dirinya menjadi tokoh kunci dalam pertarungan terakhir melawan Thanos demi memulihkan keseimbangan alam semesta. Film ini ditutup dengan adegan emosional ketika Steve memilih menetap di masa lalu bersama kekasihnya, Peggy Carter.
2. Teaser pertama menyoroti kehidupan Steve yang diduga mempunyai anak

Kisah Steve yang berakhir haru dalam Avengers: Endgame tampaknya belum sepenuhnya usai. Dia akhirnya bisa menjalani kehidupan yang selalu ia dambakan. Setelah terpisah bertahun-tahun, Steve bisa tinggal dan menua bersama Peggy.
Dalam teaser pertama Avengers: Doomsday, Steve terlihat menggendong bayi yang diyakini oleh fans sebagai anaknya. Dia tampak menikmati kehidupan baru yang lebih tenang, jauh dari hiruk-pikuk dunia superhero. Teaser ini juga menampilkan momen ketika Steve menyimpan kostum Captain America ke dalam kotak sebagai makna simbolis bahwa ia benar-benar pensiun dari peran sebagai Avengers.
3. Fans curiga Steve akan muncul sebagai versi jahat Captain America

Jika disimak saksama, penutup teaser pertama Avengers: Doomsday tidak menuliskan, "Captain America will return in Avengers: Doomsday", melainkan "Steve Rogers will return in Avengers: Doomsday." Pilihan kata ini terasa ambigu, karena MCU kini berada dalam Multiverse Saga yang sarat dengan konsep varian. Alhasil, fans berteori bahwa Steve yang muncul bukanlah Captain America, melainkan sosok kontroversial yang kerap disebut Captain Hydra.
Captain Hydra debut dalam komik Captain America: Steve Rogers #1 (2016) dan kemudian menjadi antagonis utama dalam alur cerita Secret Empire (2017). Versi ini lahir akibat manipulasi realitas oleh Cosmic Cube yang mengubah masa lalu Steve. Alih-alih menjadi simbol patriotisme, dia justru membelot ke HYDRA dan percaya bahwa mereka mampu menertibkan tatanan dunia.
4. Captain Hydra memiliki kemampuan yang seimbang dengan Captain America

Sebagai versi jahat Captain America, Captain Hydra mewarisi seluruh kekuatan dari serum super soldier. Kemampuannya dalam bertarung digambarkan lebih brutal berkat pelatihan intensif di bawah HYDRA. Sebagai pemimpin tertinggi di HYDRA, Steve versi ini memiliki pengaruh politik yang besar, sehingga membuatnya tidak segan menghabisi siapa pun yang menentangnya.
Dalam komik Secret Empire #10 (2017), Captain Hydra mampu mengalahkan seluruh anggota Avengers sendirian menggunakan baju zirah bertenaga Cosmic Cube. Ia akhirnya dikalahkan oleh Captain America asli yang menggunakan Mjolnir untuk merusak baju zirah milik Captain Hydra. Duel epik ini menegaskan bahwa sekuat apa pun dirinya, ia tetap lebih inferior dibanding Captain America.
5. Captain Hydra diduga beraliansi dengan Doctor Doom

Spekulasi tentang kemunculan versi jahat Captain America sebenarnya sudah beredar jauh sebelum teaser pertama Avengers: Doomsday dirilis. Meski Steve Rogers telah dikonfirmasi kembali dalam film Avengers kelima, Marvel Studios masih merahasiakan perannya. Artinya, peluang bagi Steve untuk tampil sebagai Captain Hydra sangat terbuka lebar.
Banyak fans memprediksi kalau Captain Hydra akan menjadi pion atau sekutu Doctor Doom dalam upaya menguasai multiverse. Jika prediksi ini benar, kedatangannya akan memunculkan pertarungan paling emosional dengan Sam Wilson yang kini mengemban peran sebagai Captain America. Marvel Studios bisa saja mengadaptasi konflik Secret Empire dalam skala multiverse yang membuat mereka mempertanyakan makna dan ideologi seorang Captain America.
Apakah kamu termasuk yang yakin Steve akan menampakkan diri sebagai Captain Hydra? Semua teori ini baru akan terjawab dalam Avengers: Doomsday yang dijadwalkan tayang pada 18 Desember 2026 mendatang, nih. Sabar dulu, ya!



















