Dimas Djay saat konferensi pers OST Warkop DKI: Viralin Dong "Ndokasin" di Kuningan, Jakarta, Sabtu (23/5/2026). (dok. IDN Times/Shandy Pradana)
Meski teaser video klip terlihat ringan dan penuh improvisasi lucu, proses pengambilan gambarnya ternyata berlangsung cukup panjang. Dimas menyebut syuting dilakukan hampir seharian penuh demi mencari momen-momen spontan yang terasa natural.
"Oh syutingnya sih cepet. Dari jam 10 (pagi) sampe jam 9 malem. Sebetulnya kan nyari-nyari dulu ya (konsepnya), dan memang ketemu pada akhirnya gimana yang universal gitu akhirnya. Ya kebetulan Warkop yang dulu kan emang suka nyanyi juga. Jadi yaudah cari scene nyanyinya aja," ujar Dimas.
Ia juga membahas salah satu adegan unik ketika seorang ibu menggoreng makanan menggunakan tangan kosong. Menurut Dimas, detail-detail absurd seperti itu justru lahir secara spontan di lokasi syuting.
"Kayak misalnya orang tadi goreng pake tangan, pake gitu aja gitu yang digoreng itu kan. Itu kan proses berjalan gitu. Pas syuting sih ya tiba-tiba kan. Tadi itu ada sutilnya, cuman kurang asik aja. Kan ibu-ibu pada jago gorengnya," tambahnya.
Tak hanya itu, Dimas juga menyinggung soal para figuran yang dipilih khusus agar terasa seperti orang-orang yang "nyangkut" di era 80-an. Desta bahkan sampai kagum karena Dimas bisa menemukan karakter wajah yang begitu autentik untuk kebutuhan video klip tersebut.
"Kuncinya memang itu satu. Sama jokes-nya itu justru gak terlalu pretentious. Jadi kalau ada satu jokes, makanya kayak misal kompor tadi tuh orang goreng gak akan gue close up. Orang biar aja keganggu gitu. Pada saatnya nanti dia akan ngulang-ngulang (adegannya)," pungkas Dimas.