Silet Open Up Isi OST Moana Indonesia: Vokalnya Harus Mirip Dwayne Johnson

Jakarta, IDN Times - Musisi asal Indonesia Timur, Siprianus Bhuka atau yang lebih dikenal sebagai Silet Open Up, terus menunjukkan eksistensinya di industri musik Tanah Air. Setelah namanya semakin melejit berkat kepopuleran lagu “Tabola Bale”, kini ia digandeng menjadi salah satu pengisi original soundtrack (OST) film Moana versi Indonesia bersama Lyodra dan Amora Lemos.
Ketiganya dipercaya untuk membawakan lagu “Sepanjang Jalan”, versi bahasa Indonesia dari lagu original Moana berjudul “Along the Way” yang dalam versi aslinya dinyanyikan oleh Auliʻi Cravalho, Catherine Lagaʻaia, serta Dwayne Johnson.
Karena merupakan pengalaman pertamanya bekerja sama dengan Disney Indonesia, Silet Open Up pun membawa banyak cerita menarik dari balik proses rekaman, terutama berbagai tantangan dan tekanan yang sempat ia hadapi karena menjadi penyanyi terakhir yang menjalani rekaman hingga dituntut menghadirkan karakter vokal yang menyerupai Dwayne Johnson.
1. Silet Open Up akui sempat tertekan jalani proses rekaman paling akhir setelah Lyodra dan Amora

Meski dibawakan secara trio, proses rekaman lagu “Sepanjang Jalan” dilakukan secara terpisah. Dalam hal ini, Silet Open Up mendapat giliran paling akhir untuk menjalani sesi rekaman.
Kepada IDN Times, ia pun mengakui hal tersebut sebenarnya sempat membuatnya merasa cukup tertekan, karena harus menyesuaikan kualitas vokalnya dengan Lyodra dan Amora Lemos yang telah lebih dulu merekam bagian masing-masing.
“Saya berusaha untuk mengimbangi mereka agar serasi. Sebenarnya itu suatu tekanan untuk saya. Jujur aja itu pressure untuk saya, karena siapa yang gak tahu Lily, siapa yang gak tahu Amora,” kata Silet Open Up dalam sesi roundtable interview di kantor IDN, Selasa (7/7/2026).
Sebagai pendatang baru di industri musik, Silet Open Up merasa bahwa ia harus memberikan penampilan terbaik agar suaranya tetap selaras dengan kedua penyanyi tersebut. Namun, terlepas dari tekanan yang ia hadapi, musisi berusia 32 tahun tersebut juga merasa bangga sekaligus terhormat karena mendapat kesempatan berkolaborasi dengan Lyodra dan Amora untuk proyek Disney.
2. Dituntut hadirkan karakter vokal yang menyerupai Dwayne Johnson

Tak hanya berusaha menyelaraskan vokalnya dengan Lyodra dan Amora Lemos, Silet Open Up juga dituntut oleh vocal director-nya untuk menghadirkan karakter vokal yang menyerupai Dwayne Johnson, pengisi suara sekaligus penyanyi karakter Maui dalam versi orisinal Moana, lho.
Menurut Silet Open Up, hal tersebut sengaja dilakukan agar karakter khas Maui tetap terasa dalam versi Indonesia.
“Vocal director bilang kamu harus menyerupai Dwayne Johnson biar karakter Maui nya gak hilang. Karena seperti yang Lyly bilang, Disney itu memiliki karakter yang sangat kuat. Jadi kita harus berusaha menyerupai Dwayne Johnson dan segala macam itu,” ungkapnya.
Meski mempertahankan identitas karakter Disney bukan hal yang mudah, Silet Open Up tetap memilih untuk menghadapi tantangan tersebut dengan penuh percaya diri, layaknya karakter Maui yang digambarkan di dalam film.
3. Ubah lirik secara on the spot demi menghadirkan sentuhan Timur

Tantangan Silet Open Up tak berhenti sampai di situ saja, lho. Sesaat sebelum mulai melakukan take vocal, ia mendapat arahan dari pihak Disney Indonesia untuk mengubah empat baris pertama lirik lagu “Sepanjang Jalan” dengan sentuhan bahasa atau aksen Indonesia Timur. Padahal, saat itu ia telah menerima lirik terjemahan bahasa Indonesia dan sudah mempersiapkan diri untuk rekaman.
Menariknya, tak butuh waktu lama, Silet Open Up dapat menyelesaikan penyesuaian lirik tersebut hanya dalam waktu kurang dari 15 menit sebelum rekaman dimulai.
“Sama orang Disney di empat baris pertama itu harus diganti dengan bahasa lokal. Bahasa lokal, artinya di sini saya sebagai orang Timur, saya harus mengubah ke dalam bahasa atau aksennya, aksen Timur. Lalu waktu itu gak sampai satu jam mungkin, gak sampai 15 menit jadi. On the spot saya harus mengubah lirik itu dan Puji Tuhan saya berhasil mengubah lirik itu.”
Menurut Silet Open Up, saat itu ia juga sempat mempertimbangkan penggunaan sejumlah kosakata yang lebih khas Indonesia Timur. Namun, ia akhirnya memilih kata-kata yang lebih umum agar tetap mudah dipahami oleh seluruh pendengar di Indonesia.
Meski diberi sentuhan aksen Indonesia Timur, Silet Open Up menegaskan bahwa perubahan tersebut tidak mengubah makna lagu atau pesan yang disampaikan dari versi aslinya.




















