5 Alasan Kamu Harus Nonton Steal di Prime Video, Mendebarkan!

- Steal menampilkan perampokan dari sudut pandang orang biasa, menciptakan ketegangan yang lebih dekat dan realistis.
- Sophie Turner memberi kedalaman pada karakter Zara, membuatnya terasa manusiawi dan berlapis.
- Serial ini memadukan elemen heist konvensional dengan isu kejahatan siber, menciptakan ketegangan subtil namun efektif.
Bagaimana jadinya jika hari kerja yang tampak biasa tiba-tiba berubah menjadi mimpi buruk? Itulah situasi yang dialami Zara dan Luke saat kantornya diserbu perampok dalam serial Steal. Dibintangi Sophie Turner, Steal tayang di Prime Video mulai 21 Januari 2026.
Kalau kamu penggemar serial thriller mendebarkan, maka Steal wajib masuk watchlist-mu. Biar makin mantap menontonnya, coba kamu baca beberapa alasan kenapa kamu harus nonton Steal berikut ini, ya!
1. Ketika orang biasa terseret ke perampokan besar

Alih-alih menampilkan perampok profesional, Steal memilih sudut pandang Zara, seorang karyawan kantoran biasa yang tiba-tiba terjebak dalam situasi ekstrem.
Tanpa kemampuan bertarung atau rencana matang, Zara dipaksa berpikir cepat demi bertahan hidup. Pendekatan ini membuat konflik terasa lebih dekat, karena ketegangannya lahir dari keputusan spontan, bukan aksi heroik yang dibuat-buat.
2. Sophie Turner memberi kedalaman pada karakter Zara

Dibintangi Sophie Turner, karakter Zara menjadi pusat dari ceritanya. Ia tidak digambarkan sebagai korban yang sepenuhnya pasif, tetapi juga bukan sosok yang langsung terlihat menguasai situasi. Zara bahkan tampil ragu, tertekan, dan diremehkan karena kehidupannya terlihat tidak rapi.
Penonton diajak mengikuti bagaimana Zara menempatkan dirinya di tengah rekan kerja yang panik, tuntutan para perampok, serta situasi yang terus berubah. Performa Sophie Turner membuat karakter ini terasa manusiawi dan berlapis, sekaligus menjaga rasa penasaran tanpa harus mengungkap banyak di awal cerita.
3. Perpaduan heist konvensional dan kejahatan siber

Steal memadukan elemen heist konvensional dengan isu kejahatan siber yang relevan dengan dunia modern. Perampokan ini tidak hanya berlangsung secara fisik, tetapi juga melalui sistem keuangan digital yang kompleks.
Serial ini seolah menegaskan bahwa transaksi dan data bisa menjadi senjata yang sama berbahayanya dengan senjata api, sehingga menciptakan ketegangan yang lebih subtil namun tetap efektif.
4. Konflik kepentingan antarinstansi

Ketegangannya tidak hanya datang dari para perampok. Serial ini juga menyoroti konflik kepentingan antara pihak kepolisian dan agen MI5 dalam menangani kasus tersebut. Kasus yang awalnya berada di bawah tanggung jawab detektif Rhys (Jacob Fortune-Lloyd) perlahan berkembang menjadi perebutan kendali, dengan MI5 yang lebih agresif.
Di tengah tarik-menarik kepentingan ini, posisi Zara menjadi semakin rentan, terjebak di antara berbagai pihak yang tampaknya sama-sama memiliki agenda sendiri.
5. Format singkat yang bikin serial ini mudah ditamatkan

Dengan format miniseri 6 episode, Steal menyajikan cerita yang fokus dan relatif ringkas. Alurnya bergerak maju tanpa banyak adegan pengisi, sehingga setiap episode tetap terasa penting. Ritmenya pun terjaga, sehingga nyaman ditonton maraton dari awal hingga akhir.
Tanpa mengandalkan sensasi berlebihan, Steal menghadirkan thriller yang dibangun dari ketegangan psikologis, tarik-menarik kekuasaan, dan karakter di wilayah abu-abu. Bagi kamu yang mencari tontonan singkat dan memancing rasa penasaran, Steal layak diberi ruang di watchlist!


















