Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Album Hindia Menari dengan Bayangan Diangkat ke Film, Apa Sinopsisnya?
potret Hindia di acara pengumuman slate film 2026 Palari Films, Kamis (2/4/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)
  • Hindia resmi terlibat sebagai Executive Producer film Menari dengan Bayangan, adaptasi dari album perdananya yang diumumkan dalam slate film 2026 Palari Films di Museum MACAN, Jakarta.
  • Film ini bukan biopik, melainkan interpretasi baru dari semangat dan tema album Menari dengan Bayangan, dengan kemungkinan seluruh lagu album menjadi bagian dari soundtrack.
  • Hindia mengungkap film bergenre coming of age ini berfokus pada kehidupan anak SMA, sambil berharap proyek tersebut diterima baik oleh publik saat dirilis nanti.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Hindia atau Baskara Putra kembali membuat gebrakan baru. Pelantun lagu “Cincin” tersebut kini melebarkan sayapnya ke industri film dengan terlibat sebagai Executive Producer film Menari dengan Bayangan, yang diadaptasi dari album perdananya, lho.

Kabar ini terungkap setelah film Menari dengan Bayangan diumumkan sebagai salah satu judul yang masuk dalam slate film 2026 dari Palari Films. Hindia yang turut hadir dalam acara pengumuman yang berlangsung meriah di Museum MACAN, AKR Tower, Jakarta, Kamis (2/4/2026) tersebut pun memberikan sedikit gambaran tentang konsep hingga sinopsisnya.

1. Hindia ungkap film Menari dengan Bayangan merupakan interpretasi dari albumnya, bukan biopik!

potret Hindia di acara pengumuman slate film 2026 Palari Films, Kamis (2/4/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)

Di hadapan awak media dan tamu undangan, Hindia menegaskan bahwa film Menari dengan Bayangan bukan biopik. Ia menyebut proyek ini sebagai upaya menciptakan medium baru dalam menyampaikan cerita dari albumnya.

Oleh sebab itu, film ini tidak mengangkat kisah hidup pribadi, melainkan berfokus pada semangat dan esensi dari album Menari dengan Bayangan itu sendiri. Jadi, cerita yang dihadirkan merupakan interpretasi baru dari dunia yang telah dibangun melalui musiknya.

“Basically, ini menciptakan medium baru untuk proses storytelling dari albumnya, tapi lebih tepatnya semangat atau the nature of the album gitu, topik dari albumnya. Bukan biopik,” kata Hindia, Kamis (2/4/2026).

Selain memastikan bahwa film ini merupakan cerita orisinal yang terinspirasi dari hal-hal yang dibahas di albumnya, Hindia juga menyebut seluruh materi di album tersebut berpotensi menjadi bagian dari soundtrack film, meski detail penggunaannya masih belum bisa dipastikan.

“Harusnya semuanya si sealbum-album itu jadi soundtrack-nya, cuman lagi-lagi belum bisa dibilang persisnya yang mana, sebelah mana gitu.”

2. Hindia beri bocoran sinopsis film Menari dengan Bayangan

potret Hindia di acara pengumuman slate film 2026 Palari Films, Kamis (2/4/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)

Sebenarnya, detail cerita film Menari dengan Bayangan masih belum bisa diungkap ke publik. Meski begitu, Hindia memberikan sedikit gambaran bahwa film ini akan mengangkat tema coming of age yang berfokus pada kehidupan anak-anak SMA.

"Sinopsis aku gak berani bilang karena kayaknya belum boleh di-announce. Ini cerita coming of age, anak-anak SMA. Kayaknya cuma bisa cerita sampai situ,” ungkap Hindia.

Di samping itu, Hindia juga menjelaskan bahwa ia pun belum bisa membocorkan terkait siapa saja jajaran aktor yang akan terlibat membintangi film ini.

3. Gak sabar melihat hasilnya dan berharap film Menari dengan Bayangan diterima dengan baik

potret Hindia di acara pengumuman slate film 2026 Palari Films, Kamis (2/4/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)

Sebagai Executive Producer, musisi bernama asli Daniel Baskara Putra tersebut menambahkan bahwa ia turut terlibat dalam proses pengembangan film di balik layar dan mengikuti jalannya produksi, serta memantau bagaimana cerita film tersebut berkembang dari waktu ke waktu. Ia pun mengaku tak sabar untuk melihat hasilnya.

Hindia juga merasa sangat bersyukur karena albumnya tersebut kembali mendapatkan kesempatan untuk hidup dalam bentuk yang berbeda. Ia pun berharap agar nantinya film ini juga diterima dengan baik.

“Dia tuh rezekinya banyak. Album ini udah rilis kurang lebih 7 tahun. Tiba-tiba nyawanya diperpanjang lagi napasnya dengan bentuk film. Semoga nanti hasilnya juga berkenan juga buat banyak orang.”

Editorial Team