Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Palari Films Umumkan Slate Film 2026, Ada Menari dengan Bayangan!

Palari Films Umumkan Slate Film 2026, Ada Menari dengan Bayangan!
slate film 2026 Palari Films (dok. IDN Times/Rani Asnurida)
Intinya Sih
  • Palari Films merayakan 10 tahun kiprahnya dengan mengumumkan tujuh film baru untuk slate 2026 yang menampilkan genre beragam dan kolaborasi lintas negara.
  • Salah satu film unggulan, Menari dengan Bayangan, melibatkan musisi Hindia sebagai eksekutif produser bersama sutradara Edwin, mengadaptasi esensi album debutnya ke medium film.
  • Deretan proyek lain seperti Monster Pabrik Rambut, Desember Jani, hingga Strange Root menghadirkan talenta baru dan tema unik mulai dari misteri supranatural hingga body horror.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Palari Films sedang berbahagia. Gak terasa, rumah produksi yang telah melahirkan berbagai film populer, seperti Posesif (2017), Ali & Ratu-Ratu Queens (2021), hingga Kabut Berduri (2024) tersebut kini genap berusia 10 tahun.

Merayakan satu dekade perjalanannya, rumah produksi tersebut pun mengumumkan slate film terbaru mereka untuk tahun ini yang terdiri dari tujuh judul. Menariknya, ketujuh film tersebut menghadirkan genre yang beragam.

Nah, salah satu project-nya yang cukup sukses mencuri perhatian adalah Menari dengan Bayangan. Bagaimana tidak? Film ini melibatkan musisi Hindia atau yang juga dikenal Baskara Putra sebagai Executive Producer. Selengkapnya, berikut slate film 2026 dari Palari Films.

1. Monster Pabrik Rambut

slate film 2026 Palari Films
slate film 2026 Palari Films (dok. IDN Times/Rani Asnurida)

Film Monster Pabrik Rambut menjadi salah satu judul dalam slate film 2026 Palari Films. Setelah tayang perdana di Berlin International Film Festival (Berlinale) dalam program Special Midnight pada Februari lalu, film garapan Edwin ini dipastikan tayang di bioskop mulai 4 Juni 2026.

Secara garis besar, film ini mengikuti kisah dua bersaudara, Putri dan Ida, yang menyelidiki kematian misterius ibu mereka di sebuah pabrik rambut yang eksploitatif. Dalam prosesnya, mereka harus menghadapi teror supranatural yang merasuki para pekerja yang kelelahan.

Film ini pun cukup diantisipasi karena diperkuat oleh deretan aktor ternama, seperti Rachel Amanda, Lutesha, hingga Iqbaal Ramadhan.

2. Desember Jani

slate film 2026 Palari Films
slate film 2026 Palari Films (dok. IDN Times/Rani Asnurida)

Selanjutnya ada Desember Jani yang diarahkan oleh Ariani Darmawan dengan naskah yang ditulis oleh Cynthia Hariadi. Film ini disebut-sebut sebagai all woman project karena didominasi oleh tim produksi serta jajaran pemain perempuan lintas generasi.

Film ini juga menjadi sangat istimewa karena tercatat sebagai debut Hyori Mika, anak aktor Joe Taslim. Mika yang turut hadir di acara pengumuman slate 2026 yang berlangsung di Museum Macan, Jakarta, Kamis (2/4/2026) mengaku bersyukur bisa bergabung dalam project film ini dan telah menyelesaikan proses syutingnya.

3. Baju Tebal

slate film 2026 Palari Films
slate film 2026 Palari Films (dok. IDN Times/Rani Asnurida)

Selain itu, ada juga film Baju Tebal yang masuk dalam jajaran slate 2026. Proyek ini melibatkan Tumpal Tampubolon sebagai penulis naskah. Namun hingga saat ini, belum ada informasi lebih lanjut terkait siapa yang akan duduk di kursi sutradara maupun deretan pemain yang terlibat. Detail cerita pun masih disimpan rapat oleh tim produksi.

Meski begitu, hanya dari judulnya saja, film Baju Tebal sudah berhasil memancing rasa penasaran. Kira-kira akan seperti apa cerita yang dihadirkan nanti, ya?

4. Goldfish

slate film 2026 Palari Films
slate film 2026 Palari Films (dok. IDN Times/Rani Asnurida)

Palari Films juga mengumumkan film Goldfish. Film ini akan menjadi proyek film panjang pertama Aditya Ahmad. Selain sebagai sutradara, Aditya juga menulis naskah film ini.

Aditya memberikan sedikit gambaran bahwa ia membawa banyak pertanyaan sekaligus memotret kisah seorang remaja yang tumbuh di lingkungan laki-laki yang cukup keras ke dalam cerita film Goldfish ini.

“Di dalam cerita, saya membawa banyak pertanyaan dan memotret kisah seorang remaja yang tumbuh di dunia laki-laki yang cukup keras,” ungkap Aditya, Kamis (2/4/2026).

5. I Wanna Dance with Myself

slate film 2026 Palari Films
slate film 2026 Palari Films (dok. IDN Times/Rani Asnurida)

Selanjutnya ada I Wanna Dance with Myself yang disutradarai oleh Khozy Rizal. Ia menjelaskan bahwa proyek ini sudah dikembangkan sejak lama dan menjadi karya yang sangat personal baginya karena terinspirasi dari hubungannya dengan sang ibu.

“Sebuah film yang sangat personal sekali yang sebenarnya terinspirasi dari hubungan aku sama ibuku,” ungkap Khozy.

Menurut Khozy, film I Wanna Dance With Myself akan dipenuhi dengan warna dan tarian-tarian. Selain itu, juga mengandung ajakan bagi penonton untuk lebih menerima tubuh mereka sendiri.

“Filmnya nanti sebuah coming of age, drama yang sangat penuh dengan warna, yang sangat penuh dengan tarian, tapi juga sebuah ajakan ke orang-orang untuk agar mereka bisa nyaman dengan tubuhnya sendiri,” lanjutnya.

6. Strange Root

slate film 2026 Palari Films
slate film 2026 Palari Films (dok. IDN Times/Rani Asnurida)

Gak ketinggalan juga film Strange Root dari sutradara Lam Li Shuen dan Mark Chua. Film ini juga menarik perhatian karena menjadi proyek kolaborasi lintas negara, yang melibatkan Indonesia, Singapura, Jerman, hingga Belanda.

Berdasarkan penjelasan Mark Chua, Strange Root merupakan cerita body horror yang mengikuti kisah kejatuhan seorang Demigod yang lahir dari umbi.

7. Menari dengan Bayangan

slate film 2026 Palari Films
slate film 2026 Palari Films (dok. IDN Times/Rani Asnurida)

Walaupun diumumkan di akhir, Menari dengan Bayangan berhasil mencuri perhatian. Bagi penggemar Hindia pasti sudah tidak asing lagi dengan judul tersebut, bukan? Yups, judul ini diambil dari album perdana Hindia yang dirilis pada 2019 lalu. Bahkan, Hindia juga terlibat sebagai eksekutif produser dan akan berkolaborasi dengan Edwin sebagai sutradara.

Hindia menjelaskan, Menari dengan Bayangan bukan film biopik, melainkan original story sekaligus medium baru yang menerjemahkan album pertamanya tersebut dalam bentuk film.

“Ini original story, bukan biopik. Pada dasarnya, ini adalah medium baru untuk menceritakan the nature of the album itself dalam bentuk film,” ujar Hindia yang turut hadir dalam pengumuman slate film 2026 Palari Films.

Dari Monster Pabrik Rambut, Desember Jani, hingga Menari dalam Bayangan, kamu paling nungguin film apa nih?

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Triadanti N
EditorTriadanti N
Follow Us

Latest in Hype

See More