TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

5 Scene Upin dan Ipin yang Relate dengan Keadaan Sekarang

Salah satunya yang dilakukan Fizi!

Fizi hina Upin Ipin (youtube.com/Zaenal Abidin Al Mubaroq)

Setelah ada beberapa film dan serial yang membuat prediksi atau gambaran kejadian fenomena yang akan terjadi beberapa tahun mendatang. Tapi, jangan salah kini ada kartun yang ternyata menggambarkan hal relate yang sedang terjadi pada kebanyakan orang. Salah satunya, kartun Upin dan Ipin.

Kalau kita liat lebih detail ada beberapa scene di Upin dan Ipin yang menggambarkan perilaku yang dilakukan orang saat ini. Bahkan, ada yang terjadi di masyarakat Indonesia juga. Berikut, lima scene di kartun Upin dan Ipin relate dengan kehidupan nyata saat ini!

1. Sibuk untuk mengambil gambar saat ada kejadian 

Roy sedang merekam (youtube.com/Neoh Studio)

Pada episode, Gerobok Rezeki (2022). Ternyata, pada saat orang mengambil barang sesuai kebutuhan yang disediakan oleh Bang Iz. Ada bapak tua dan ibu tua yang saling berebut beras. Hingga beras tersebut berceceran. Pada saat itu Roy memanfaatkan momen tersebut dengan memvideokan mereka saat rebutan beras.

Apa yang dilakukan Roy ini tentu yang kini dilakukan oleh kebanyakan orang saat ini. Sibuk menonton kejadian tersebut. Bukannya, mencari pertolongan atau ikut membantu. Tapi, sibuk untuk merekam dan mengambil foto saat kejadian. Bahkan, rela dijadikan konten untuk mendapatkan keuntungan dan pastinya bisa viral.

Baca Juga: 9 Meme Usil ala Upin Upin, Cocok Banget Gambarkan Anak Zaman Now

2. FOMO alias tidak mau tertinggal dengan yang lain 

Opah Upin Ipin kerja (youtube.com/Ifta Hunnajah)

Sadar gak sih kalau sebenarnya Upin dan Ipin ini termasuk orang yang FOMO alias tidak mau ketinggalan dengan yang lain. Antara lain, merasa sedih saat mereka ketinggalan pertandingan bola, merasa tertinggal saat yang lain punya mainan mobil yang canggih dan memiliki ikan cupang.

Mereka juga terkesan tidak bersyukur dengan keadaan mereka. Lebih parahnya Opah sampai rela mengambil kerja serabutan ada pada episode, Mainan Baru (2012) . Demi, untuk memenuhi permintaan Upin dan Ipin. Ini juga relate dimana semua orang berlomba untuk tetap update dan tidak mau kalah dengan orang lain. Bahkan, hanya untuk bisa di-upload di media sosial.

3. Adanyanya unsur prank

Susanti balik (youtube.com/Yaya 2406)

Ternyata dalam kartun Upin dan Ipin juga ada prank-nya juga. Pertama, yaitu pada saat episode, Ehsan Pindah? (2019), Ehsan yang katanya akan pindah. Ternyata, Ehsan hanya pindah letak rumah saja yang masih di kawasan yang sama. Sontak, teman-temannya yang tadinya sedih berpisah sama Ehsan. Malah, dibuat marah dan kesal karena Ehsan berbohong.

Kedua, hampir sama yang dilakukan Ehsan. Tapi, pada scene Susanti, Jangan Pergi (2022) ini Susanti mengatakan akan pindah ke Indonesia secara permanen. Tapi, ternyata hanya liburan dan tiba-tiba muncul kembali ke Malaysia. Banyak warganet yang menganggap kedua episode tersebut merupakan prank. Relate dengan banyak konten yang berakhir tidak sesuai yang diharapkan serta prank. 

4. Pamer kelebihan masing-masing  

Ehsan pamer (youtube.com/antah barantah lancar jaya)

Ehsan bisa dibilang memiliki sikap pamer. Setiap apa pun yang ia punya pasti selalu memamerkan kepada teman-temanya. Bahkan, sikap Ehsan ini pernah membuat Upin dan Ipin merasa insecure dengan Ehsan. Mei Mei juga kerap memamerkan kecerdasannya. Ini juga menjadi salah satu penyebab Mail tidak suka pada Mei Mei.

Sikap pamer ini banyak dilakukan oleh banyak orang untuk menunjukkan bahwa dirinya memiliki segalanya dan mampu untuk mendapatkannya. Budaya pamer seolah sudah menjadi budaya yang lumrah di masyarakat. Ada juga tujuan pamer sebagai bentuk balas dendam kepada orang yang pernah menyakitinya.

Baca Juga: 9 Fakta Upin & Ipin yang Belum Pernah Terungkap, Sudah Tahu?

Verified Writer

Amanda R Putri

23. Part time content writer and legal

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya