Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Anak Macan Melaju Wakili Indonesia untuk Best Short Film Oscar 2027
Tim dari film pendek "Anak Macan (My Plastic Mother)" di acara Festival Film Indonesia 2025, Kamis (20/11/2025) (dok. Istimewa)

Jakarta, IDN Times - Film pendek Anak Macan (2025) resmi didaftarkan untuk dipertimbangkan dalam kategori Live Action Short Film pada Academy Awards ke-99 atau Oscar 2027. Dengan judul internasional My Plastic Mother, film yang ditulis dan disutradarai oleh Amar Haikal ini memenuhi syarat untuk didaftarkan setelah memenangkan penghargaan Flickerfest Award untuk Best International Short Film di Flickerfest International Short Film Festival ke-35 di Sydney, Australia, pada awal 2026.

The Flickerfest Short Film Awards merupakan salah satu dari sekian banyak festival film yang diakui oleh Academy Awards. Festival ini digelar dalam rentang periode kelayakan, yakni setahun sebelum masa pendaftaran ditutup pada September 2026. Kemenangan di festival film yang diakui oleh Academy Awards membuat Anak Macan memenuhi kelayakan untuk mendaftarkan diri dan berkompetisi di ajang film tertinggi dunia itu.

1. Lolos Oscar, sutradara Anak Macan ungkap dampak konsumerisme terhadap lingkungan

Anak Macan (dok. Podium Pictures/Anak Macan)

Perjalanan Anak Macan di berbagai festival internasional menjadi pengalaman penting bagi Amar Haikal. Film tersebut tidak hanya membawa cerita tentang seorang anak dan ibunya, tetapi juga mencoba memperlihatkan konsekuensi budaya konsumerisme terhadap lingkungan.

"Anak Macan (My Plastic Mother) bertujuan untuk memperlihatkan konsekuensi dari budaya konsumerisme kita dalam bentuk gunung sampah raksasa yang longsornya menimbun sebuah pemakaman. Namun, lebih dari itu, film ini adalah sebuah kisah tentang kerinduan, keinginan, dan penemuan diri yang dimaknai melalui keinginan murni seorang anak untuk memiliki dan mengenali ibunya," ucapnya dalam sebuah rilis yang diterima IDN Times, Kamis (8/10/2026).

Kisah personal Eki kemudian berjalan beriringan dengan isu yang lebih besar. Keinginan sederhana seorang anak untuk mengenali sosok ibunya membawa penonton pada persoalan lingkungan, konsumerisme, kehilangan, hingga pencarian identitas. Bagi Amar, kesempatan untuk membawa film tersebut hingga masuk dalam jalur pertimbangan Oscar menjadi sebuah pencapaian tersendiri.

"Memenuhi syarat untuk dipertimbangkan di Oscars 2027 serta memiliki kesempatan untuk bertemu dengan banyak penonton sepanjang perjalanan festival ini merupakan sebuah kehormatan dan kebanggaan yang luar biasa," lanjutnya.

2. Memenangkan banyak penghargaan sebelum melenggang ke Oscar 2027

Anak Macan (dok. Podium Pictures/Anak Macan)

Sebelum memenuhi syarat untuk dipertimbangkan dalam kategori Live Action Short Film Oscar 2027, Anak Macan (My Plastic Mother) telah melakukan perjalanan panjang di berbagai festival film internasional. Salah satu pencapaian terbesarnya adalah memenangkan Best International Short Film di Flickerfest International Short Film Festival ke-35 di Australia.

Penghargaan tersebut kemudian membuat film karya Amar Haikal memenuhi salah satu jalur kelayakan untuk Academy Awards. Selain Flickerfest, Anak Macan juga telah diputar dan berkompetisi di sejumlah festival internasional, di antaranya:

  • Flickerfest International Short Film Festival, Australia, pemenang Best International Short Film.

  • Leeds International Film Festival, Inggris.

  • Beirut International Short Film Festival/Beirut Shorts, Lebanon.

  • HollyShorts Film Festival, Amerika Serikat.

  • Atlanta Film Festival, Amerika Serikat.

  • Clermont-Ferrand International Film Festival Market, Prancis.

  • Singapore International Film Festival, Singapura.

Perjalanan tersebut masih berlanjut. Anak Macan berkompetisi sebagai bagian dari Official Selection Tirana International Film Festival 2026 pada akhir September lalu. Film ini juga akan hadir di Indonesia melalui Global Short Official Selection dalam Jakarta Film Week (JFW) yang berlangsung pada 22–25 Oktober 2026.

3. Anak Macan berkisah tentang apa?

Anak Macan (dok. Podium Pictures/Anak Macan)

Anak Macan (My Plastic Mother) mengikuti Eki, seorang anak laki-laki yang tinggal di kawasan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat. Cerita bermula dari keinginan sederhana Eki untuk menemukan sebuah barang perempuan demi memenuhi tugas Hari Ibu di sekolah. Namun, pencarian tersebut berubah menjadi perlombaan melawan waktu ketika hujan memicu longsoran sampah.

Longsoran tersebut menimbun makam ibu Eki. Ia pun dipaksa menghadapi kehilangan dan duka yang selama ini mungkin belum sepenuhnya ia pahami. Dari pengalaman tersebut, Anak Macan mengeksplorasi berbagai tema yang universal, mulai dari kesepian, identitas, kehilangan, hingga proses menemukan diri sendiri. Di saat yang sama, film ini juga mengangkat persoalan pendidikan, pengasuhan, konsumerisme, dan krisis iklim melalui perspektif seorang anak.

Sutradara Riri Riza (Petualangan Sherina, Laskar Pelangi) turut memberikan pandangannya setelah menyaksikan film pendek tersebut. Menurutnya, Anak Macan meninggalkan kesan yang panjang karena menghadirkan realitas sosial yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

"Film pendek Anak Macan (My Plastic Mother) meninggalkan aftertaste atau kesan yang mendalam dan panjang bagi saya setelah menontonnya. Film ini bercerita tentang seorang anak yang hidup di dalam sebuah realitas sosial yang dekat dengan kita hari-hari ini, tentang pendidikan, kepengasuhan, dan tentang krisis iklim yang akan menghantui kita apabila kita tidak mengubah pola hidup," ujar Riri.

Setelah melalui berbagai festival film pendek internasional dan meraih sejumlah pencapaian, Anak Macan kini melanjutkan perjalanannya menuju Academy Awards ke-99. Film karya Amar Haikal tersebut menjadi salah satu karya yang eligible atau memenuhi syarat untuk dipertimbangkan dalam kategori Live Action Short Film Oscar 2027.

Curated For You

Editorial Team

Related Article