Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Andrew Guerdat Bongkar Kesalahpahaman Kreator saat Menulis Cerita Anak
Potret Andrew Guerdat dalam acara yang digelar Netflix di Jakarta, Sabtu (11/7/2026) (IDN Times/Juan Dwi)
  • Andrew Guerdat menilai kesalahpahaman umum dalam menulis cerita anak adalah penyederhanaan berlebihan, padahal menurutnya pendekatan itu merupakan hal yang salah untuk diterapkan.

  • Ia mengutip prinsip Walt Disney agar penulis tidak meremehkan kecerdasan anak, karena mereka cepat menyerap informasi dan memiliki rasa ingin tahu tinggi.

  • Sebagai kreator di balik PAW Patrol dan Astro Boy, Andrew mendorong penulis menciptakan cerita cerdas selama inti kisahnya tetap mudah dipahami oleh anak-anak.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – Cerita anak saat ini telah hadir dalam berbagai bentuk, seperti film sampai serial animasi. Namun, di balik perkembangan itu, ternyata masih banyak kesalahpahaman mengenai penulisan cerita untuk kalangan anak-anak.

Hal tersebut diungkap Andrew Guerdat, penulis berpengalaman yang telah menggarap berbagai serial animasi anak dan keluarga, dalam wawancara eksklusif terbatas bersama IDN Times. Begini kata Andrew soal miskonsepsi dalam menulis cerita untuk anak-anak!

1. Andrew sebut menciptakan cerita anak yang disederhanakan secara berlebihan adalah kesalahpahaman

Potret Andrew Guerdat, Penulis dan Produser di Jakarta, Sabtu (11/7/2026) (dok. Netflix)

Menurut Andrew, kesalahpahaman yang masih sering dijumpai adalah adanya anggapan bahwa cerita anak harus dibuat sesederhana mungkin agar mudah dipahami. Padahal, bagi Andrew, hal tersebut merupakan pendekatan yang salah besar bila seorang penulis ingin membuat cerita anak.

"Untuk anak-anak, kesalahpahaman yang hampir selalu terjadi adalah kamu harus menulis dengan gaya yang sederhana, kamu harus menyederhanakannya secara berlebihan, dan itu justru kebalikan dari apa yang perlu kamu lakukan," ucapnya secara eksklusif di Jakarta, Sabtu (11/7/2026).

2. Andrew kutip prinsip Walt Disney soal jangan pernah remehkan anak-anak

Potret Andrew Guerdat ketika wawancara eksklusif di Jakarta, Sabtu (11/7/2026) (IDN Times/Juan Dwi)

Lebih lanjut, Andrew mengutip prinsip Walt Disney yang mengingatkan para penulis untuk tidak pernah meremehkan anak-anak ketika menulis cerita. Menurutnya, prinsip itu layak diperhatikan, mengingat Disney telah meraih kesuksesan melalui berbagai karya yang dikenal luas hingga kini.

Di sisi lain, Andrew juga mengaku kerap diminta untuk membuat cerita anak yang lebih sederhana. Alih-alih menuruti permintaan tersebut, ia justru selalu berusaha menolak karena menilai anak-anak jauh lebih cerdas daripada yang diperkirakan orang dewasa.

"Aku terus-menerus diminta untuk membuat ceritanya lebih sederhana, atau bahkan lebih 'bodoh'. Aku selalu menolak itu sebisa kemampuanku. Anak-anak sangat cerdas. Mereka sangat ingin tahu dan dapat menyerap informasi dengan cukup cepat," katanya.

3. Andrew menyarankan kreator untuk tidak meremehkan anak-anak

Potret Andrew Guerdat dijumpai usai wawancara eksklusif di Jakarta, Sabtu (11/7/2026) (IDN Times/Juan Dwi)

Berangkat dari penjelasannya, pria yang juga penulis dan produser di balik PAW Patrol dan Astro Boy itu pun menyarankan kepada para kreator untuk tidak meremehkan anak-anak ketika akan menulis cerita. Baginya, selama anak dapat memahami inti cerita, penulis tak perlu takut menciptakan cerita yang cerdas.

"Jangan pernah meremehkan mereka ketika menulis cerita. Kamu jelas tidak ingin memakai terlalu banyak referensi yang tidak akan dipahami, dan mereka harus memahami ceritanya dengan jelas. Sekali mereka memahami dasar ceritanya, kamu harus lebih cerdas lagi dalam membuat ceritanya," kata Andrew.

Sebagai contoh, Andrew menceritakan pengalamannya saat menonton Toy Story 5 bersama cucu. Walau bagi Andrew plotnya cukup rumit dan sulit diikuti, ia menyebut cucunya tetap bisa memahami inti cerita film animasi tersebut. Pengalaman itu pun menunjukkan bahwa anak-anak sebenarnya tetap mampu menikmati cerita selama inti ceritanya disampaikan dengan jelas.

Curated For You

Editorial Team

Related Article