Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Apa itu Best Casting, Nominasi Baru di Oscar 2026?

Hamnet
Jessie Buckley dan Paul Mescal dalam Hamnet (dok. Focus Features/Hamnet)
Intinya sih...
  • Sejarah casting director bermula pada 1920 sampai 1940-an
  • Casting director berperan menemukan pemeran yang tepat untuk suatu karakter
  • Oscar kehormatan Stalmaster menjadi cikal bakal hadirnya Best Casting
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Nominasi Academy Awards atau Oscar diumumkan secara resmi oleh Academy of Motion Picture Arts and Sciences (AMPAS) pada Kamis (22/1/2026) malam WIB. Memasuki edisi ke-98, ajang penghargaan film paling bergengsi ini langsung menyita perhatian publik dan kritikus. Berbagai kejutan serta perdebatan pun mencuat, mulai dari persaingan ketat di kategori Best Picture hingga absennya sejumlah aktor dan aktris papan atas dari daftar nominasi.

Melalui Oscar 2026, AMPAS telah menambahkan kategori baru, yakni Best Casting. Penghargaan ini diberikan kepada penata peran (casting director) yang bekerja di balik layar. Profesi yang jarang disorot oleh kamera ini memegang peran krusial dalam menentukan kesuksesan sebuah film.

Apa sebenarnya nominasi Best Casting yang debut di Oscar 2026? Simak penjelasan lengkapnya dalam artikel IDN Times berikut.

1. Sejarah casting director bermula pada 1920 sampai 1940-an

casting director
Marion Dougherty dalam Casting By (dok. Submarine Deluxe/Casting By)

Sejarah casting director dapat ditelusuri lewat film dokumenter berjudul Casting By (2012). Ia menyoroti praktik casting di Hollywood pada era sistem studio, tepatnya antara 1920 hingga 1940-an. Pada saat itu, aktor dan aktris terikat kontrak eksklusif dengan studio tertentu sehingga pemilihan pemeran lebih dipengaruhi ketersediaan talent internal dibandingkan kesesuaian dengan cerita.

Perubahan besar terjadi ketika sistem studio runtuh pada 1950-an. Aktor dan aktris mulai berkarier secara mandiri dan bebas memilih proyek. Dari sinilah casting director muncul yang berperan penting dalam menjembatani kebutuhan cerita dengan interpretasi pemeran.

Aktor Steve Buscemi yang terkenal lewat film Reservoir Dogs (1992) dan Fargo (1996) pernah menegaskan pentingnya proses casting dalam wawancara dengan Washington Post pada 2007. Menurutnya, casting bukan sekadar mencari pemeran yang sesuai, tetapi juga menemukan sosok yang mampu memberi dimensi baru pada karakter.

Pemilihan pemeran adalah segalanya. Mendapatkan orang yang Anda bayangkan cocok untuk karakter ini, lalu melihat apa yang mereka berikan pada karakter tersebut,” ujarnya.

2. Casting director berperan menemukan pemeran yang tepat untuk suatu karakter

The Secret Agent
cuplikan The Secret Agent (dok. CinemaScópio/The Secret Agent)

Dilansir Screen Skills dan Fiveable, casting director bertanggung jawab memilih aktor dan aktris yang paling tepat untuk setiap karakter film atau serial. Penilaian mereka tidak hanya mencakup penampilan fisik, melainkan juga kualitas akting serta kemampuan membangun chemistry dengan pemeran lain. Misalnya, karakter bertubuh kekar tentu tidak cocok diperankan oleh aktor atau aktris yang kurus.

Dalam prosesnya, casting director membaca naskah dan berdiskusi dengan sutradara serta produser untuk memahami alur cerita dan visi film. Mereka mencari kandidat melalui berbagai cara, mulai dari menonton pertunjukan teater hingga showreel. Setelah itu, audisi digelar untuk menilai kemampuan akting dan chemistry sebelum sejumlah kandidat potensial diajukan kepada tim produksi untuk diputuskan bersama.

Peran casting director terbilang kompleks dalam dunia perfilman. Di samping memahami industri film secara menyeluruh, mereka juga harus mengenali beragam tipe aktor, baik pendatang baru maupun bintang papan atas. Kemampuan negosiasi menjadi kunci bagi casting director untuk berkoordinasi dengan sutradara, produser, dan calon pemeran.

3. Oscar kehormatan Stalmaster menjadi cikal bakal hadirnya Best Casting

Midnight Cowboy
cuplikan Midnight Cowboy (dok. United Artists/Midnight Cowboy)

Kehadiran nominasi Best Casting di Oscar 2026 bukanlah keputusan yang muncul begitu saja. Marion Doughtery dan Lynn Stalmaster dikenal sebagai pionir dalam membentuk profesi casting director di industri perfilman. Mereka berkolaborasi langsung bersama sutradara dan produser dengan tanggung jawab kreatif yang jelas.

Pada masa itu, peran casting director masih dipandang sebelah mata. Stalmaster mencatat rekor sebagai casting director pertama yang mendapat kredit khusus melalui film The Thomas Crown Affair (1968). Sebaliknya, Dougherty sempat meminta agar namanya dicantumkan sebagai casting director dalam Midnight Cowboy (1969), tetapi permintaannya ditolak karena pada saat itu casting masih dianggap tanggung jawab sutradara.

Upaya berlanjut pada 1991 ketika nama-nama besar seperti Robert Redford, Clint Eastwood, serta Paul Newman mengusulkan penghargaan Oscar kehormatan kepada Dougherty. Namun, AMPAS menolak usulan ini. Pengakuan resmi baru datang pada 2016 ketika Stalmaster menerima Oscar kehormatan atas kontribusinya sebagai casting director pertama.

4. Lima casting director bersiap bersaing di kategori Best Casting Oscar 2026

Sinners
cuplikan Sinners (dok. Warner Bros. Pictures/Sinners)

AMPAS telah menyiapkan lima nama casting director yang masuk nominasi Best Casting di Oscar 2026. Mereka dinilai berhasil meramu ansambel aktor dan aktris yang mampu menghidupkan karakter-karakter dalam film. Kelima casting director berikut akan bersaing memperebutkan piala Best Casting pada ajang Oscar ke-98.

  • Nina Gold (Hamnet)
  • Jennifer Venditti (Marty Supreme)
  • Cassandra Kulukundis (One Battle After Another)
  • Gabriel Domingues (The Secret Agent)
  • Francine Maisler (Sinners)

Best Casting menjadi bentuk pengakuan resmi atas peran penting casting director yang selama ini luput dari kamera. Tanpa casting director yang andal, film berisiko kehilangan nyawa dan jiwanya. Jangan lewatkan pengumuman pemenang Oscar 2026 pada Senin (16/3/2026), ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Diana Hasna
EditorDiana Hasna
Follow Us

Latest in Hype

See More

5 Film Netflix Bertema Zero to Hero yang Siap Bikin Semangat

27 Jan 2026, 15:26 WIBHype