Kak Ros punya banyak wishlist pribadi, salah satunya ingin berkunjung ke negara empat musim (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin)
Lupakan dulu persoalan waktu di dunia Upin & Ipin yang memang cukup janggal, mengingat para murid Tadika Mesra, seakan tidak pernah lulus meski telah berlalu puluhan season. Seperti yang kita tahu, Kak Ros saat ini digambarkan sebagai siswi SMA yang suatu hari nanti pasti akan beranjak dewasa dan menentukan jalan hidupnya sendiri. Apalagi, ia pernah mengungkapkan keinginannya untuk menjadi dokter serta bermimpi bisa pergi ke negara empat musim agar dapat merasakan turunnya salju secara langsung. Dengan kondisi seperti sekarang, tentu tidak mudah baginya untuk mengejar semua impian tersebut, mengingat ia masih memiliki dua adik yang usianya jauh lebih kecil dan selama ini cukup bergantung pada kehadirannya.
Kalau Opah, kemungkinan besar ia tetap akan tinggal di Kampung Durian Runtuh seperti biasa sambil menjaga hubungan baik dengan para tetangga dan warga kampung yang selama ini memang dekat dengannya. Namun, bagi Kak Ros, situasinya tentu berbeda. Karena itu, bila skenarionya adalah Upin dan Ipin telah pergi mendahului kakaknya ke alam baka, walaupun ini terdengar sangat pahit untuk dibayangkan, setidaknya tak ada lagi yang bisa menghalangi dirinya untuk berkelana, mengingat ia sudah tak punya tanggung jawab lagi.
Ia jadi bisa lebih leluasa mengejar cita-citanya, melanjutkan pendidikan, atau bekerja di luar kota tanpa terus-menerus dihantui rasa khawatir terhadap keadaan adiknya di rumah. Ia tak lagi merasa terlalu terkekang oleh keadaan atau perasaan berat meninggalkan kampung halaman. Ia bisa mencoba berbagai pengalaman baru yang selama ini diimpikannya, sebagaimana banyak anak muda seusianya yang sedang bersemangat mengeksplorasi dunia dan menentukan masa depannya sendiri.
Nah, walaupun rasanya cukup menyedihkan dan gak tega membayangkan Kak Ros harus mengalami hal seperti di atas, bila karakter Upin dan Ipin benar-benar dimatikan oleh pihak animatornya. Karena bakal jelas sekali dampak yang akan muncul setelahnya. Kak Ros kemungkinan bakal merasa sangat kehilangan, sulit menerima kenyataan, bahkan bisa mengalami depresi dan kehilangan semangat hidup karena kedua adiknya pergi mendahuluinya. Jadi, situasinya tentu tidak sesederhana dua skenario terakhir yang mungkin terlihat seolah hidup Kak Ros jadi lebih ringan atau lebih leluasa. Tetap saja, semua itu harus dibayar dengan kehilangan dua orang yang paling disayanginya. Untung saja, serial ini bernama Upin & Ipin, sehingga kecil kemungkinan karakter mereka berdua bakal dihilangkan. Apakah kamu cukup enjoy membaca teori di atas?