Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Apakah Film Backroom akan Berlanjut ke Sekuel?
Backrooms (dok. A24/Backrooms)
  • Kesuksesan besar Backrooms (2026) dengan pendapatan 118 juta dolar AS mendorong A24 dan sutradara Kane Parsons menyiapkan sekuel, meski proyeknya masih di tahap awal tanpa jadwal resmi.
  • Kane Parsons berencana memperluas mitologi Backrooms dengan karakter baru dan arah cerita yang lebih misterius, sambil mencari rekan penulis baru menggantikan Will Soodik.
  • Muncul isu ghost directing karena usia muda Parsons, namun aktor Mark Duplass menegaskan sang sutradara benar-benar memimpin produksi; studio pun membuka peluang lanjutan waralaba ini.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Kesuksesan luar biasa Backrooms (2026) tampaknya menjadi awal dari perjalanan panjang waralaba horor ini. Setelah mencetak pendapatan fantastis sebesar 118 juta dolar AS di box office, film produksi A24 tersebut langsung memunculkan satu pertanyaan besar di kalangan penggemar: apakah kisahnya akan berlanjut ke sekuel?

Jawabannya mengarah ke satu kesimpulan, yakni kemungkinan besar iya. Sejak awal, sutradara Kane Parsons memang tidak pernah menyembunyikan ambisinya untuk mengembangkan dunia Backrooms menjadi sebuah semesta yang lebih luas. Bahkan jauh sebelum film layar lebarnya dirilis, Parsons telah membangun mitologi Backrooms melalui berbagai video pendek viral di YouTube.

1. Bagaimana nasib sekuel Backrooms?

Backrooms (dok. A24/Backrooms)

Kabar baik bagi para penggemar, sekuel Backrooms sudah mulai dipersiapkan. Menurut laporan Deadline (1/6/2026), Kane Parsons saat ini sedang mencari kolaborator penulis skenario untuk membantu mengembangkan film berikutnya.

Meski demikian, proyek tersebut masih berada dalam tahap yang sangat awal. Belum ada lampu hijau resmi dari studio, pengumuman pemeran baru, maupun jadwal produksi yang dikonfirmasi.

Sumber yang sama menyebutkan bahwa kontrak Parsons dengan A24 memang mencakup lanjutan proyek Backrooms. Hal ini membuat peluang hadirnya sekuel semakin besar setelah kesuksesan film pertamanya.

Keberhasilan Backrooms juga menjadi bagian dari tren baru di Hollywood, di mana kreator YouTube mulai membuktikan diri mampu bersaing di box office. Bersama Iron Lung (2026) karya Markiplier dan Obsession (2026) garapan Curry Barker, film ini menunjukkan bahwa kreator digital kini memiliki jalur baru menuju industri perfilman arus utama.

2. Kelanjutan kisah Backrooms jika lanjut ke sekuel

Backrooms (dok. A24/Backrooms)

Menariknya, Kane Parsons memiliki kebebasan yang cukup luas untuk menentukan arah cerita berikutnya. Film pertama memang tidak secara eksplisit menyiapkan fondasi sekuel seperti kebanyakan waralaba modern. Namun, ada satu karakter penting yang diperkenalkan menjelang akhir film dan diperankan oleh Mark Duplass. Karakter tersebut dianggap sebagai kandidat paling kuat untuk menjadi pusat cerita pada film berikutnya.

Salah satu kekuatan utama Backrooms adalah kemampuannya meninggalkan lebih banyak pertanyaan daripada jawaban. Misteri mengenai asal-usul Backrooms, entitas yang menghuninya, hingga berbagai fenomena aneh yang terjadi di dalamnya justru menjadi daya tarik terbesar film tersebut. Karena itu, banyak penggemar meyakini Parsons tidak akan buru-buru memberikan penjelasan gamblang dalam sekuelnya. Sebaliknya, ia kemungkinan akan terus memperluas mitologi dunia Backrooms secara perlahan.

Laporan terbaru juga mengindikasikan adanya perubahan di tim penulis. Kane Parsons kini mencari rekan penulis baru untuk mengembangkan sekuel tersebut. Situasi ini memunculkan spekulasi bahwa Will Soodik, penulis film pertama, kemungkinan tidak akan kembali.

Keputusan tersebut dinilai masuk akal mengingat salah satu kritik yang paling sering muncul terhadap film pertama adalah aspek narasinya yang dianggap terlalu konvensional dibanding kekuatan visual dan atmosfer horornya. Banyak penonton justru lebih menyukai adegan eksplorasi sunyi yang memperlihatkan kengerian Backrooms ketimbang bagian dialognya.

3. Isu ghost directing di balik kesuksesan Backrooms

Backrooms (dok. A24/Backrooms)

Di balik kesuksesan tersebut, muncul pula berbagai teori konspirasi di media sosial. Sebagian netizen mempertanyakan apakah Kane Parsons benar-benar menyutradarai film tersebut mengingat usianya yang baru 19 tahun saat mulai menyutradarai serta minimnya pengalaman dalam produksi film live-action berskala besar.

Spekulasi itu semakin berkembang karena film ini didukung sejumlah nama besar seperti James Wan, Shawn Levy, dan Osgood Perkins yang berstatus produser. Namun tudingan tersebut langsung dibantah oleh salah satu aktor utama film, Mark Duplass.

"Saya ada di sana. Saya bersiap untuk membantu jika dibutuhkan, tetapi kenyataannya dia tidak membutuhkan bantuan kami sama sekali. Dia sangat siap dan fokus," ujar Duplass melalui akun Instagram miliknya @markduplass.

Meski sekuel Backrooms belum resmi diumumkan, seluruh tanda saat ini mengarah pada kelanjutan waralaba tersebut. Kesepakatan studio dengan Kane Parsons disebut mencakup proyek-proyek Backrooms di masa depan, sementara sang sutradara sendiri dikabarkan telah menyiapkan rencana besar untuk mengembangkan semesta ceritanya.

Jadi, untuk saat ini para penggemar hanya perlu sedikit bersabar. Jika semuanya berjalan sesuai rencana, petualangan mengerikan di lorong-lorong tak berujung Backrooms tampaknya baru saja dimulai. Kita tunggu saja!

Editorial Team

Related Article