Apakah Steve Rogers Merusak Sacred Timeline di Avengers: Endgame?

- Sacred Timeline adalah jalur waktu utama di MCU yang dijaga oleh Time Variance Authority (TVA) agar multiverse tidak kacau.
- Keputusan Steve Rogers untuk menetap bersama Peggy Carter di akhir Avengers: Endgame tidak merusak Sacred Timeline, melainkan menciptakan timeline cabang.
- Steve Rogers muncul kembali di Avengers: Doomsday karena keputusannya menciptakan garis waktu cabang yang tahan lama, memungkinkan munculnya Doctor Doom sebagai villain.
Fans Marvel Cinematic Universe (MCU) tengah dimanjakan oleh Marvel Studios selama 4 minggu belakangan ini. Sebab, rumah produksi raksasa itu sedang rajin merilis teaser untuk film Avengers: Doomsday (2026). Meski masih akhir tahun tayangnya, tapi antusiasnya sudah dari sekarang.
Teaser Avengers: Doomsday pertama kali memperlihatkan Chris Evans, pemeran Steve Rogers, naik motor, lalu berhenti di sebuah rumah. Kamera pun perlahan mengarah ke wajah Steve dan memperlihatkan ia sedang menggendong anak perempuan. Marvel Studios pun mengonfirmasi kalau Steve bakal kembali di Avengers: Doomsday.
Fans pun bertanya-tanya, kenapa bisa seperti itu, ya? Apakah Steve Rogers sebenarnya merusak Sacred Timeline di Avengers: Endgame (2019) ketika memutuskan gak kembali setelah mengembalikan Infinity Stones? Coba kita ulas mendetail berikut ini, yuk!
1. Apa itu Sacred Timeline?

Sebelum menyelam lebih dalam, kamu harus tahu dulu apa itu dan bagaimana konsep Sacred Timeline di MCU. Sacred Timeline adalah jalur waktu utama di MCU yang dijaga oleh Time Variance Authority (TVA) agar multiversei tidak menjadi kacau.
Sacred Timeline sendiri diciptakan oleh He Who Remains, salah satu varian Kang. Perlu kamu tahu, Sacred Timeline bukanlah satu linimasa tunggal, melainkan sekumpulan timeline yang bergerak searah dan menghasilkan masa depan yang sama.
Di era Multiverse Saga, He Who Remains diketahui mati. Alhasil, TVA kehilangan kendali penuh, timeline bercabang liar, dan bahkan multiverse terbuka. Kisah ini yang kini menjadi fondasi konflik dari Multiverse Saga.
2. Steve Rogers tidak merusak Sacred Timeline karena memilih tinggal bersama Peggy Carter

Keputusan Steve Rogers untuk menetap bersama Peggy Carter di akhir Avengers: Endgame tidak merusak Sacred Timeline. TVA si pemerhati linimasa di MCU menganggap apa yang Steve lakukan tidak menganggu jalannya linimasa.
Dalam serial Loki (2021), kamu mengetahui kalau Sacred Timeline bukanlah garis waktu tunggal yang sepenuhnya linier. Namun, itu lebih seperti kumpulan garis waktu terkontrol yang semuanya mengarah pada hasil yang sama, yakni mencegah munculnya varian Kang yang mengancam He Who Remains.
Steve yang memilih bersama Peggy setelah mengembalikan semua Infinity Stones tidak merusak Sacred Timeline, tetapi lebih ke menciptakan timeline cabang. Hal tersebut tidak dipermasalahkan oleh TVA, karena tidak melahirkan ancaman besar layaknya Kang.
3. Kenapa Steve Rogers kembali muncul di Avengers: Doomsday?

Lantas, apabila keputusan Steve Rogers yang menetap bersama Peggy Carter di akhir Avengers: Endgame tidak merusak timeline, kenapa ia akan kembali muncul di Avengers: Doomsday? Ada banyak kemungkinan dan teori yang bermunculan.
Steve Rogers bukanlah penyebab Doomsday secara keseluruhan, tetapi domino pertama. Keputusannya tetap tinggal di masa lalu menciptakan garis waktu cabang yang paling awal dan tahan lama. Bahkan, cabang itu bertahan hingga setelah jatuhnya TVA dalam Loki.
Bisa jadi, Doctor Doom yang mempelajari ketidakstabilan multiverse menelusuri kekacauan tersebut. Ia pun kembali ke masa di mana superhero memilih kebahagiaan pribadi ketimbang keseimbangan kosmik. Dari sana, Doctor Doom bisa jadi villain yang berjalan dari satu linimasa ke linimasa yang lain.
Steve Rogers alias Captain America bisa dibilang sudah mendapatkan akhir bahagianya di ending Avengers: Endgame. Namun ternyata, ia masih akan kembali di Avengers: Doomsday. Kita tunggu saja apa peran Steve di Avengers: Doomsday pada 18 Desember 2026 mendatang, ya!


















