Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

10 Artis Hollywood yang Ngaku Gak Suka dengan Ketenaran, Kok Bisa?

10 Artis Hollywood yang Ngaku Gak Suka dengan Ketenaran, Kok Bisa?
Selena Gomez di Festival Film Internasional Toronto (TIFF) 2024 di Toronto, Kanada (commons.wikimedia.org/Frank Sun)
Intinya Sih

  • Robert Pattinson berbohong dalam wawancara karena lelah jika ditanya tentang ketenaran

  • Brad Pitt terganggu karena kehidupan pribadinya selalu menjadi berita utama

  • Josh Hartnett sempat hiatus saat sedang naik daun karena benci ketenaran

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Siapa sih, yang gak mau terkenal dan jadi pusat perhatian? Dikelilingi banyak orang dan kemewahan seperti artis Hollywood? Kedengarannya hebat, kan. Tentunya hidup terasa sangat mudah. Eits, tunggu dulu!

Namun, banyak orang terkenal justru gak menemukan ketenangan jiwa lewat ketenaran. Hal itu rupanya gak seindah yang dibayangkan banyak orang. Jika jutaan orang tahu siapa kamu, kamu gak akan lagi punya privasi. Gak bisa tuh, me time sebebasnya.

Banyak artis Hollywood yang memilih diam dalam derita. Namun, beberapa di antaranya berani speak up tentang ketidaknyamanan mereka terhadap ketenaran. Lady Gaga, misalnya, pernah bilang kepada Billboard di tahun 2020, "Dulu aku bangun setiap hari dan ingat bahwa aku adalah Lady Gaga. Aku pun langsung depresi," katanya. "Keberadaanku sendiri menjadi ancaman bagi diriku."

Masalah depresi ini ternyata dirasakan banyak artis Hollywood, lho, mulai dari Brad Pitt hingga Selena Gomez, dari bintang cilik hingga mereka yang sudah dewasa. Nah, siapa saja ya, artis Hollywood yang mengaku gak nyaman setelah tenar?

1. Robert Pattinson berbohong dalam wawancara karena lelah jika ditanya tentang ketenaran

Robert Pattinson di Festival Film Internasional Berlin ke-75
Robert Pattinson di Festival Film Internasional Berlin ke-75 (commons.wikimedia.org/Harald Krichel)

Era 2000-an adalah masa yang agak asing jika seseorang menjadi terkenal. Yap, jika kamu akrab dengan MTV, kamu pasti tahu bagaimana paparazzi memburu artis Hollywood. Robert Pattinson menjadi salah satu dari banyak aktor yang menyesali ketenarannya berkat peran filmnya di tahun 2000-an.

Robert Pattinson pernah berperan dalam franchise Harry Potter sebelum beralih ke Twilight. Pattinson pun sangat membenci histeria media yang sering mengikutinya dan lawan mainnya, Kristen Stewart, ke mana pun mereka pergi. "Satu-satunya hal yang selalu ditanyakan orang kepadaku adalah tentang ketenaran," katanya kepada The New York Times pada tahun 2024. "Aku seperti orang linglung."

Nah, untuk mengatasi ketenarannya, Robert Pattinson suka berbohong dalam wawancara. Namun seiring waktu, Pattinson mulai beradaptasi dengan ketenaran itu.

2. Brad Pitt terganggu karena kehidupan pribadinya selalu menjadi berita utama

Brad Pitt di pemutaran film Ad Astra di National Geographic Society, Senin (16/09/2019) di Washington.
Brad Pitt di pemutaran film Ad Astra di National Geographic Society, Senin (16/09/2019) di Washington. (commons.wikimedia.org/Aubrey Gemignani)

Brad Pitt sudah terkenal cukup lama, terutama berkat perannya sebagai laki-laki tampan dalam film Thelma & Louise (1991). Wajah Brad Pitt mendominasi era 1990-an. Ia pun menjalin hubungan dengan banyak selebriti, mulai dari Gwyneth Paltrow hingga Jennifer Aniston.

Namun, di tahun 2000-an—setelah bertemu Angelina Jolie di lokasi syuting Mr. and Mrs. Smith (2005), Brad Pitt meninggalkan istrinya, dan menjalin hubungan dengan Angelina Jolie. Hal ini membuat reputasinya jelek di mata publik.

Nah, pada tahun-tahun berikutnya, kisah asmara Brad Pitt dan Angelina Jolie justru semakin terpuruk. Julukan Brangelina untuk pasangan ini berubah menjadi salah satu skandal Hollywood terbesar pada tahun 2010-an. Angelina Jolie menuduh Brad Pitt melakukan kekerasan terhadap anak-anak mereka. Nah, disinilah Brad Pitt mengungkapkan kalau ia gak suka ketenaran.

"Masalah ini selalu menggangguku, dan aku harus menghadapinya. Jadi, ketenaran ini menguras waktu," katanya kepada GQ Magazine ketika ditanya bagaimana rasanya kehidupan pribadinya menjadi berita utama.

3. Josh Hartnett sempat hiatus saat sedang naik daun karena benci ketenaran

Josh Hartnett di St Giles's, London pada November 2008
Josh Hartnett di St Giles's, London pada November 2008 (commons.wikimedia.org/Destiny Thing at)

Nama Josh Hartnett terkenal pada akhir tahun 1990-an dan awal 2000-an di Hollywood. Ia adalah idola di eranya, dan banyak yang terpukau berkat film-filmnya seperti The Virgin Suicides (1999), Pearl Harbor (2001), dan Black Hawk Down (2001). Namun, di tengah-tengah kesuksesannya itu, Hartnett tampak menghilang dari Hollywood. Ke mana sih, dia?

Ternyata Josh Hartnett gak siap dengan tekanan dari ketenaran yang ia dapatkan. Ia pun mengurangi banyak tawaran film karena merasa gak nyaman dengan kehadiran paparazzi dan penggemar yang ingin tahu setiap detail tentang kehidupan pribadinya. Meskipun begitu, Hartnett sempat membintangi serial Showtime berjudul Penny Dreadful (2014) dan muncul dalam film Oppenheimer (2023).

Namun kemudian, ia menghilang lagi agar gak jadi sorotan. Seperti yang kadang dilakukan aktor, Josh Hartnett pindah ke luar negeri untuk menghindari semuanya. Ia tinggal di sebuah desa di Inggris alih-alih di Hollywood Hills.

Saat ingin kembali ke dunia perfilman untuk film Trap (2024), Josh Hartnett menjelaskan masa-masa sulitnya kepada The Guardian. "Aku gak ingin hidupku ditelan oleh pekerjaan," katanya. "Coba lihat apa yang terjadi pada beberapa orang (artis) saat itu. Mereka hancur karenanya (ketenaran). Aku gak ingin hal itu terjadi pada diriku."

4. Megan Fox menyamakan ketenaran dengan diintimidasi

Megan Fox saat rekaman untuk video game Mortal Kombat 1 pada tahun 2023.
Megan Fox saat rekaman untuk video game Mortal Kombat 1 pada tahun 2023. (commons.wikimedia.org/Mortal Kombat)

Era 2000-an cukup keras bagi artis Hollywood, terutama standar kecantikan yang berlebihan dan berbahaya. Nah, beberapa artis disalahkan karena tren yang mereka buat tanpa disengaja. Ketika Megan Fox membintangi franchise Transformers, parasnya yang cantik justru menjadi bumerang. Banyak orang, mulai dari sutradara, pers hingga penggemar, ngasih opini yang berlebihan tentang tubuhnya ketimbang bakat aktingnya.

Megan Fox menceritakan kepada Esquire kalau ia takut jika dirinya menjadi simbol seks dan merusak karier aktingnya. "Hal itu merusak kepribadianku," katanya. "Yang gak disadari banyak orang tentang ketenaran adalah, di mana kamu terus-menerus diintimidasi oleh jutaan orang," tambahnya.

5. Shailene Woodley gak suka jika dirinya dibilang sebagai seorang selebriti dan menjauhi hidup mewah

Shailene Woodley di acara Go Get Zero Uber, 2024 di Museum Sains di London, Inggris.
Shailene Woodley di acara Go Get Zero Uber, 2024 di Museum Sains di London, Inggris. (commons.wikimedia.org/LuchoCR)

Di awal tahun 2010-an, Shailene Woodley menjadi pemeran utama dalam serial ABC Family berjudul The Secret Life of the American Teenager (2008). Ia memerankan seorang siswi SMA yang hamil dan menjadi ibu di usia muda. Namun, Woodley baru terkenal setelah membintangi film The Spectacular Now (2013) dan franchise Divergent.

Di ambang ketenaran, Shailene Woodley diwawancarai oleh iVillage tentang kehidupan barunya sebagai artis naik daun setelah beberapa filmnya dirilis. "Bagiku, kata 'selebriti' adalah 'terkenal', kata 'terkenal' adalah 'bintang'," jelas bintang Big Little Lies (2017) itu. "Aku sendiri membenci kata-kata itu."

Shailene Woodley lebih memilih untuk menjauhi kemewahan ala artis Hollywood, dan ingin hidup sederhana. "Majalah, barisan pers, karpet merah, dan fashion itu sangat luar biasa. Jadi aku memilih untuk menjauhinya," ungkapnya.

6. Shia LaBeouf membandingkan ketenaran dengan menjadi seorang budak

Shia LaBeouf
Shia LaBeouf (commons.wikimedia.org/John Bauld)

Shia LaBeouf sudah dikenal sejak lama. Sejak ia memulai kariernya di acara Disney Channel berjudul Even Stevens (2000), LaBeouf sudah punya banyak penggemar. Saat ia tumbuh dewasa dan membintangi film blockbuster seperti Transformers dan sekuelnya, LaBeouf justru mengaku sulit beradaptasi dengan ketenarannya itu.

Nah, Shia LaBeouf pernah melampiaskan kemarahannya, karena dituduh melakukan pelecehan seksual. Yap, pada tahun 2025, ia menyelesaikan gugatan terhadap penyanyi dan aktris FKA twigs, mantan pasangannya, yang menuduh bintang Disturbia (2007) itu melakukan pelecehan terhadapnya saat masih pacaran.

Faktanya, tahun 2010-an menjadi tahun-tahun terberat bagi Shia LaBeouf. Pada tahun 2015, ia menjadi perbincangan karena membuat komentar sensitif tentang ketenaran di sebuah festival film. "Syarat untuk menjadi bintang/selebriti adalah, tubuhmu harus diperbudak," kata LaBeouf, sebagaimana yang dikutip Variety. "Menjadi bintang adalah produk sampingan dari zaman mesin, peninggalan cita-cita modernis."

7. Elizabeth Debicki gak suka privasinya terganggu oleh ketenaran

Elizabeth Debicki di Penghargaan AACTA dari Sydney, Australia
Elizabeth Debicki di Penghargaan AACTA dari Sydney, Australia (commons.wikimedia.org/Eva Rinaldi)

Peran Elizabeth Debicki sebagai Putri Diana di serial The Crown membuat banyak orang memperhatikannya, dan membuat namanya terkenal. Adapun, Debicki juga berperan dalam film Widows (2018), Tenet (2020), The Great Gatsby (2013), dan Guardians of the Galaxy Vol. 2 (2017). Meskipun ia membintangi peran-peran penting, Debicki gak suka dengan ketenaran.

"Hal utama yang direnggut ketenaran adalah salah satu hal paling berharga yang dimiliki orang, yaitu hak atas privasi. Aku melihat hal itu pada orang-orang yang sangat aku cintai dan sayangi," renungnya kepada Vogue Australia. "Ketenaran gak mau tahu seberapa rentan perasaanmu hari itu, apa yang terjadi dalam kehidupan pribadimu, seberapa lelah kamu, atau gak maunya kamu difoto."

Untungnya, memerankan Putri Wales punya keuntungan tersendiri bagi Elizabeth Debicki. Pasalnya, banyak orang yang hanya terkesan dengan transformasinya menjadi karakter tersebut, tapi mereka gak terlalu memperhatikan ketika dia menjadi dirinya sendiri. Hal ini justru membuat Debicki lebih nyaman. "Kehidupanku masih normal dan membosankan," akunya kepada majalah tersebut, sebelum mengoreksinya. "Yah, mungkin gak terlalu normal atau membosankan."

8. Selena Gomez gak mau menjadi tenar

Selena Gomez di Festival Film Internasional Toronto (TIFF) 2024 di Toronto, Kanada
Selena Gomez di Festival Film Internasional Toronto (TIFF) 2024 di Toronto, Kanada (commons.wikimedia.org/Frank Sun)

Selena Gomez sudah terkenal sejak ia masih kecil. Saat masih anak-anak, Gomez menjadi pemeran dalam acara Barney & Friends, bersama dengan bintang Disney Channel lainnya, Demi Lovato. Gomez kemudian menjadi pemeran utama dalam film Wizards of Waverly Place (2007), yang melambungkan namanya. Di sisi lain, hubungannya dengan Justin Bieber justru menjadi perbincangan hangat kala itu di Twitter (sekarang X). Gak hanya itu, Gomez menjadi salah satu orang yang paling banyak diikuti di Instagram.

Kamu mungkin mengira kalau ketenaran bukanlah hal yang baru bagi Selena Gomez, tapi ia sudah berulang kali bilang kalau menjadi tenar itu sangat sulit. "Aku gak bisa mengatasi semua ini dengan baik seperti yang dibayangkan banyak orang," akunya kepada IntoTheGloss pada tahun 2014.

Satu dekade kemudian, Selena Gomez kembali curhat kepada ELLE Magazine bahwa ia gak mau menjadi bintang cilik lagi jika waktu bisa diputar, karena hal itu mengganggu masa kecilnya. "Banyak tekanan dari orang lain yang membuatku kehilangan jati diri di usia dua puluhan," katanya. "Itu adalah masa yang sangat sulit. Aku hidup dengan itu setiap hari."

9. George Clooney membesarkan anak-anaknya di Prancis untuk menghindari ketenaran

George Clooney
George Clooney (commons.wikimedia.org/Sean Reynolds)

Pada tahun 2008, sebuah profil tentang George Clooney di TIME Magazine menyebutnya sebagai bintang film terakhir. Aktor yang pertama kali terkenal sebagai dokter di serial ER ini sudah gak diragukan lagi kepopulerannya. Di masa mudanya, Clooney terkenal sangat karismatik. Namun, kehidupan pribadinya jarang diekspos di tabloid, berbeda dengan Brad Pitt.

George Clooney pernah bilang kalau dia memang sengaja menyembunyikan kehidupan pribadinya. "Clark Gable gak akan menjadi Clark Gable jika ada Access Hollywood dan Entertainment Tonight," katanya.

George Clooney akhirnya melepas masa lajangnya dengan menikahi Amal Clooney. Namun, untuk menghindari sorotan Hollywood, pasangan ini pindah ke luar negeri atau tinggal di Prancis. "Aku khawatir membesarkan anak-anak kami di L.A., dalam budaya Hollywood," katanya kepada Variety pada tahun 2025. Ia takut jika anak-anaknya gak bisa tumbuh normal. "Aku gak mau mereka berjalan-jalan dengan rasa takut akan paparazzi. Aku juga gak mau mereka dibandingkan dengan anak-anak terkenal lainnya."

10. Harrison Ford bilang kalau ketenarannya gak bernilai apa pun

Harrison Ford di festival film Cannes
Harrison Ford di festival film Cannes (commons.wikimedia.org/Georges Biard)

Harrison Ford ternyata gak punya niatan untuk menjadi terkenal. Sebelum berperan dalam Star Wars, Ford adalah seorang tukang kayu, tapi salah satu kliennya adalah sutradara Francis Ford Coppola. Nah, relasi itu justru membawanya kepada George Lucas, yang melihat ketampanannya dan menawarinya peran Han Solo, seorang playboy penjelajah ruang angkasa yang membuat Ford terkenal.

Harrison Ford ternyata membenci ketenaran yang datang kepadanya karena memerankan beberapa karakter ikonik. Saat tampil di acara Late Show with David Letterman, Ford menyebut karakter Han Solo sebagai "Ham Yoyo" untuk mengejek karakter itu. Saat diwawancarai MTV, Ford bilang, "Aku sudah selesai dengannya." Itu sebabnya, Harrison Ford ingin sekali agar karakter Han Solo mati.

"Menjadi terkenal bukanlah segalanya. Mungkin kamu berpikir kalau, 'Jika aku sukses, maka aku punya banyak kesempatan.' Kamu salah. Kamu gak pernah memperhitungkan seberapa besar ketenaran merenggut privasimu," katanya kepada WENN. "Kamu bisa saja memilih meja VVIP di restoran. Atau di prioritaskan dalam segala hal, seperti bertemu dokter. Tapi apa nilainya? Gak ada."

Benar, ketenaran mungkin gak membawa ketenangan dan kenyamanan. Ketenaran juga gak bisa membeli semua hal. Nah, inilah yang dirasakan segelintir artis Hollywood yang sudah kita bahas.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Diana Hasna
EditorDiana Hasna
Follow Us

Latest in Hype

See More