Comscore Tracker

Psycho-Pass: 5 Fakta Sistem Sybil yang Mungkin Gak Kamu Tahu

Teknologi yang mengendalikan semua orang!

Sistem Sybil adalah sebuah teknologi yang mengatur Jepang dalam seri anime Psycho-Pass. Melalui Psycho Pass setiap orang, Sistem Sybil bisa mendeteksi niat jahat seseorang, sehingga memungkinan para Inspektur dan Penegak untuk menangkap penjahat bahkan sebelum suatu kejahatan terjadi.

Namun, seperti yang kita ketahui, Sistem Sybil adalah teknologi yang bobrok. Alih-alih menegakkan keadilan, teknologi ini justru telah membunuh banyak orang yang tidak bersalah, sementara banyak penjahat tanpa emosi yang bebas berkeliaran meskipun telah melakukan pembunuhan massal di ruang publik.

Untuk mengenal lebih dalam tentang Sistem Sybil, berikut ini adalah lima fakta tentang Sistem Sybil yang mungkin tidak kamu ketahui. Simak ulasan berikut.

1. Terdapat teknologi yang hampir menggantikan Sistem Sybil

Psycho-Pass: 5 Fakta Sistem Sybil yang Mungkin Gak Kamu TahuPanopticon (dok. Production I.G/Psycho-Pass)

Meskipun Sistem Sybil kini menjadi teknologi yang berkuasa, namun bukan berarti bahwa sistem ini tidak memiliki saingan. Di samping Sistem Sybil, terdapat sistem bernama Panopticon yang diusulkan oleh Kementerian Ekonomi.

Teknologi ini dirancang untuk memantau kegiatan lalu lintas dan ekonomi di Jepang, dengan tujuan untuk mengurangi kejahatan. Namun, sistem ini gagal dalam implementasi, sehingga teknologi ini menuai kontroversi dan gagal menggantikan Sistem Sybil.

2. Sistem Sybil bukanlah superkomputer

Psycho-Pass: 5 Fakta Sistem Sybil yang Mungkin Gak Kamu TahuSistem Sybil (dok. Netflix/Psycho-Pass)

Dengan kecanggihan teknologi ini, sebagian orang mungkin akan berpikir bahwa Sistem Sybil adalah superkomputer yang diciptakan oleh manusia. Namun, faktanya, Sistem Sybil bukanlah superkomputer.

Sistem Sybil terdiri dari 247 otak manusia yang terhubung satu sama lain melalui kabel. Sementara teknologi ini dapat bekerja dengan kurang dari 250 otak, Sistem Sybil memiliki 2.601 slot otak secara total.

Baca Juga: 9 Fakta Makoto Shinkai, Sutradara di Balik Anime-Anime Terkenal

3. Persyaratan untuk menjadi anggota Sistem Sybil

Psycho-Pass: 5 Fakta Sistem Sybil yang Mungkin Gak Kamu TahuSistem Sybil (dok. Production I.G/Psycho-Pass)

Meskipun Sistem Sybil bisa dibilang sebagai eksploitasi terhadap manusia, namun menjadi anggota Sistem Sybil juga bukan hal yang mudah. Sistem Sybil tidak bisa sembarangan menggunakan otak seseorang untuk membuat cara kerja mereka lebih efisien.

Diketahui adalah tiga persyaratan untuk menjadi bagian dari Sistem Sybil, yaitu: memiliki kepribadian yang berbeda dengan standar konvensional masyarakat, tidak dapat dideteksi oleh Sistem Sybil, dan bisa mengambil keputusan yang objektif tanpa didorong oleh rasa empati atau simpati.

4. Sistem Sybil mengisolasi negaranya

Psycho-Pass: 5 Fakta Sistem Sybil yang Mungkin Gak Kamu TahuNona Tower (dok. Production I.G/Psycho-Pass)

Jika kamu perhatikan baik-baik, Jepang dalam dunia Psycho-Pass tidak memiliki banyak orang asing. Bukan tanpa sebab, namun karena Sistem Sybil mengisolasi negaranya dengan membatasi perjalanan semua orang yang keluar masuk Jepang.

Dengan begitu, hal tersebut akan lebih memudahkan Sistem Sybil dalam mengendalikan warganya. Pasalnya, banyak orang asing yang masuk ke Jepang dan hanya menjadi beban bagi sistem. Di sisi lain, hal ini juga berguna untuk menghindari konflik diplomatik dengan negara lain.

5. Setiap warga Jepang hanyalah boneka Sistem Sybil

Psycho-Pass: 5 Fakta Sistem Sybil yang Mungkin Gak Kamu TahuAkane Tsunemori (dok. Production.I.G/Psycho-Pass)

Tidak hanya mengawasi kondisi mental warganya, namun Sistem Sybil juga mencampuri urusan pribadi warganya. Bagaimana tidak, sistem ini bahkan menentukan pekerjaan para warganya. Ketika seseorang lulus sekolah, mereka akan mengikuti Ujian Sybil.

Melalui ujian ini, Sistem Sybil akan menentukan pendidikan lanjutan, industri spesialisasi, dan pekerjaan yang paling cocok dengan orang tersebut. Tak hanya itu saja, Sistem Sybil juga bahkan bisa menentukan siapa yang akan menjadi Kabinet Jepang dan siapa yang akan menjadi pemimpin negara tersebut.

 

Di satu sisi, Sistem Sybil memang merupakan ide yang luar biasa. Bagaimana tidak, teknologi ini bisa memprediksi tindakan jahat seseorang. Namun, pada faktanya, sistem ini justru lebih merugikan masyarakan Jepang, ketimbang menguntungkan. Jadi, bagaimana pendapatmu tentang Sistem Sybil?

Baca Juga: 5 Anime yang Ceritakan di Balik Layar Pembuatan Anime

Arya Nenggala Photo Verified Writer Arya Nenggala

karyakarsa.com/aryanenggala

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Albin Sayyid Agnar

Berita Terkini Lainnya