Comscore Tracker

[REVIEW] Jujutsu Kaisen Season 1—Petualangan Mencari Jari Raja Kutukan

Alur cerita fresh dan tidak monoton! #IDNTimesHype

Sejak pertama kali dirilis pada akhir 2020 lalu, Jujutsu Kaisen sudah menjadi bahan perbincangan para penggemar anime. Ceritanya yang menarik dan animasinya yang memukau membuat seri ini menjadi seri yang sangat populer pada akhir 2020 dan awal 2021.

Jujutsu Kaisen sendiri merupakan sebuah seri shounen karya Gege Akutami yang sudah muncul di Weekly Shonen Jump sejak 2018 lalu. Hingga pada Oktober 2020, seri ini mendapatkan adaptasi anime untuk pertama kalinya oleh studio MAPPA.

Nah, untuk kamu yang penasaran dengan bagaimana keseruan seri anime Jujutsu Kaisen, berikut ini adalah ulasan tentang anime Jujutsu Kaisen. Yuk, simak ulasan berikut!

1. Yuji menjadi seorang Penyihir Jujutsu untuk membantu orang lain

[REVIEW] Jujutsu Kaisen Season 1—Petualangan Mencari Jari Raja KutukanYuji memakan jari Sukuna. (dok. Netflix/Jujutsu Kaisen)

Setelah melihat kematian kakeknya yang menyedihkan, Yuji berjanji bahwa dirinya akan menggunakan semua yang ia miliki untuk membantu orang lain. Maka dari itu, ketika dirinya terlibat dalam sebuah pertarungan melawan Kutukan, Yuji berusaha sebisa mungkin untuk membantu meskipun dirinya tidak memiliki energi Kutukan.

Ketika keadaan mulai tidak terkendali, Yuji akhirnya terpaksa memakan salah satu jari sang Raja Kutukan, Sukuna. Meskipun dengan memakan jari Sukuna dapat membantu Yuji untuk mengalahkan Kutukan tersebut, hal tersebut juga menjadikan Yuji sebagai wadah dari Sukuna.

Karena kekuatan Sukuna terlalu berbahaya untuk dibiarkan, Yuji hanya memiliki dua pilihan, yaitu dibunuh atau memakan semua jari Sukuna lalu dibunuh. Tidak memiliki pilihan lain selain mati, Yuji memilih untuk mengumpulkan semua jari Sukuna sambil menggunakan sisa umurnya untuk membantu orang lain.

Sebagai seri shounen, Jujutsu Kaisen memiliki plot yang cukup unik karena sang karakter utama tidak memiliki tujuan yang besar seperti karakter utama shounen pada umumnya. Alih-alih ingin menjadi pahlawan nomor satu atau menjadi yang terkuat, tujuan Yuji cukup sederhana: dirinya hanya ingin membantu orang lain.

Selain itu, seri ini juga sudah memberikan pesan moral yang sangat berharga, bahkan sejak seri ini dimulai. Sebelum kematiannya, kakek Yuji berpesan kepada Yuji untuk selalu berbuat baik kepada setiap orang agar ketika Yuji mati, Yuji dapat dikelilingi oleh orang-orang yang ia sayangi.

2. Sukuna semakin tidak terkendali setiap Yuji memakan jarinya

[REVIEW] Jujutsu Kaisen Season 1—Petualangan Mencari Jari Raja KutukanSukuna (dok. Netflix/Jujutsu Kaisen)

Dalam seri ini, Yuji ditampilkan sebagai individu yang tidak terlalu peduli dengan segala hal karena satu-satunya hal yang ingin ia lakukan hanyalah membantu orang lain. Oleh karena itu, Yuji tidak keberatan jika dirinya harus memakan semua jari Sukuna jika hal tersebut berarti membantu orang lain.

Namun, memakan jari Sukuna bukanlah perkara yang mudah. Pasalnya, semakin banyak jari yang dimakan, Sukuna akan semakin kuat dan tidak terkendali. Hanya dengan Yuji memakan beberapa jari Sukuna, hal tersebut bisa saja memberikan Sukuna kekuatan untuk mengambil alih tubuh Yuji dan mengumpulkan sisa jarinya sendiri. Itu sebabnya, Yuji harus berada di bawah pengawasan Gojo Satoru agar dirinya tetap terkendali.

Hubungan yang dibangun antara Yuji dan Sukuna memang cukup unik. Meskipun keduanya berbagi tubuh yang sama, Yuji dan Sukuna tidak bisa dibilang berteman atau bermusuhan. Di satu sisi, Sukuna tidak terlalu peduli dengan tubuh yang menjadi wadahnya. Namun, di sisi lain, Sukuna juga sempat sesekali membantu Yuji dalam pertarungan.

Baca Juga: 5 Perluasan Domain Terkuat dalam Anime Jujutsu Kaisen

3. Animasi sangat detail, bahkan pada adegan pertarungan

[REVIEW] Jujutsu Kaisen Season 1—Petualangan Mencari Jari Raja KutukanYuji Itadori vs. Hanami (dok. Netflix/Jujutsu Kaisen)

Hal terbesar yang membuat penulis kagum dengan Jujutsu Kaisen adalah kualitas grafis yang disajikan oleh anime ini. Animasi Jujutsu Kaisen dibuat dengan sangat detail, bahkan pada adegan pertarungan. Baik pada adegan percakapan sederhana maupun pada adegan pertarungan yang sengit, animasi dalam anime ini sangat sempurna dan tidak terlihat ada cacat sedikit pun.

Selain itu, anime ini juga memiliki desain karakter yang sangat keren dan unik. Meskipun para Kutukan ditampilkan dengan desain yang aneh, hal tersebut menambah keberagaman karakter dalam anime ini dan membuat anime ini semakin berwarna.

Memiliki kualitas grafis yang memukau dan desain karakter yang keren, semua itu seharusnya tidak mengherankan mengingat Jujutsu Kaisen adalah anime yang digarap oleh MAPPA. Meskipun terbilang baru, MAPPA sendiri sudah terkenal karena animasinya yang memukau.

4. Lagu "Kaikai Kitan" dari Eve menjadi lagu yang paling ikonik dengan Jujutsu Kaisen

https://www.youtube.com/embed/1tk1pqwrOys

Sebagai seri yang sudah berjalan selama satu musim dan memiliki 24 episode, Jujutsu Kaisen sudah memiliki dua lagu opening dan ending. Untuk opening yang pertama, Jujutsu Kaisen memiliki lagu yang berjudul "Kaikai Kitan" yang dibawakan oleh Eve. Lagu pembangkit semangat ini akan menjadi lagu yang paling diingat oleh para penonton Jujutsu Kaisen, bahkan setelah lagu ini sudah tidak diputar pada awal episode Jujutsu Kaisen.

Sementara itu, ending pertama anime ini diisi oleh lagu yang ceria berjudul "Lost in Paradise" dari ALI yang berkolaborasi dengan AKLO. Untuk lagu opening dan ending keduanya, Jujutsu Kaisen memiliki lagu "Vivid Vice" yang dibawakan oleh Who-ya Extended dan "give it back" yang dibawakan oleh Cö shu Nie.

Menurut penulis, keempat lagu tersebut sangat cocok untuk menjadi soundtrack resmi Jujutsu Kaisen, terutama lagu "Kaikai Kitan" dan "Lost in Paradise". Lagu pembangkit semangat "Kaikai Kitan" sangat menggambarkan semangat Yuji dalam mengalahkan para Kutukan dan mengumpulkan jari Sukuna, sementara lagu ceria "Lost in Paradise" sangat mewakili kepribadian Yuji yang ceria dan easy going.

5. Secara keseluruhan, Jujutsu Kaisen layak untuk disebut sebagai salah satu anime terbaik 2020/2021

[REVIEW] Jujutsu Kaisen Season 1—Petualangan Mencari Jari Raja KutukanYuji Itadori (dok. Netflix/Jujutsu Kaisen)

Bisa dibilang, Jujutsu Kaisen cukup sempurna dalam segala aspek, dimulai dari plot, animasi, hingga musik. Cerita yang disajikan tidak membosankan ditambah dengan animasi yang memanjakan mata sehingga dapat membuat penonton betah saat menyaksikan anime ini.

Meskipun kebanyakan anime shounen ceritanya mudah ditebak, Jujutsu Kaisen berhasil menyajikan alur cerita yang fresh dan tidak itu-itu saja. Selain itu, keberagaman karakter juga berhasil membuat anime ini semakin menarik untuk disaksikan.

Kesuksesan Jujutsu Kaisen seharusnya dapat ditebak mengingat anime ini disutradarai oleh sutradara yang berpengalaman, yaitu Park Seong Hu. Sepanjang kariernya, Park Seong Hu sudah terlibat dalam banyak kesuksesan anime populer, seperti Fullmetal Alchemist: Brotherhood, The God of Highschool, hingga Terror in Resonance.

Jadi, itulah ulasan Jujutsu Kaisen versi IDN Times Community. Untuk anime yang satu ini, penulis memberikan skor 5/5. Untuk kamu yang ingin menonton Jujutsu Kaisen, anime ini sudah tersedia di Netflix dan iQiyi, lho!

Baca Juga: [REVIEW] JoJo's Bizarre Adventure—Kisah Aneh Keturunan Joestar

https://www.youtube.com/embed/AQ6ZZ5sCi7Q

Arya Nenggala Photo Verified Writer Arya Nenggala

生きて

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Yudha

Berita Terkini Lainnya