Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Avenged Sevenfold Buka Konser di JIS, "Nightmare" Langsung Menggema!
potret konser Avenged Sevenfold di JIS, Sabtu (10/10/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)
  • Avenged Sevenfold tampil di JIS setelah penampilan pembuka dari St. Loco dan Isyana Sarasvati.

  • Intro "Nightmare" langsung disambut teriakan, flash tribun, dan sing along penonton.

  • Suasana konser semakin garang saat moshing terjadi dan lagu "Afterlife", "Shepherd of Fire", serta “Buried Alive” dibawakan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Sabtu (10/10/2026)

Avenged Sevenfold menyapa penggemar di Jakarta International Stadium setelah penampilan pembuka dari St. Loco dan Isyana Sarasvati.

sekitar pukul 21.00 WIB

M. Shadows dan kawan-kawan naik ke atas panggung.

lagu kedua

Sejumlah penonton di area festival melakukan moshing saat suasana konser semakin seru dan garang.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Avenged Sevenfold membuka penampilannya dengan "Nightmare", lalu membawakan "Afterlife", "Shepherd of Fire", dan “Buried Alive”.
  • Who?
    Avenged Sevenfold, M. Shadows, St. Loco, Isyana Sarasvati, dan para penonton konser.
  • Where?
    Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara.
  • When?
    Sabtu (10/10/2026) malam, dengan Avenged Sevenfold naik panggung sekitar pukul 21.00 WIB.
  • Why?
    Avenged Sevenfold kembali menyapa penggemar di Jakarta setelah penampilan pembuka dari St. Loco dan Isyana Sarasvati.
  • How?
    Penonton menyambut dengan teriakan, flash tribun, sing along, lompatan, dan moshing di area festival.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Avenged Sevenfold tampil di JIS Jakarta setelah St. Loco dan Isyana Sarasvati. M. Shadows dan teman-temannya mulai bernyanyi sekitar pukul 21.00. Penonton berteriak, menyalakan flash, bernyanyi bersama, dan melompat. Saat lagu berikutnya dimainkan, beberapa penonton juga moshing. Konser terus ramai sampai lagu “Afterlife”, “Shepherd of Fire”, dan “Buried Alive”.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Penampilan Avenged Sevenfold memperlihatkan sambutan kuat dari penggemar di Jakarta. Energi panggung, nyanyian bersama, flash dari tribun, dan moshing membuat konser berlangsung meriah. Kehadiran St. Loco dan Isyana Sarasvati sebagai penampil pembuka juga membangun suasana sebelum A7X naik ke panggung.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Avenged Sevenfold (A7X) kembali mengguncang Jakarta! Band legendaris yang dikenal lewat lagu "Dear God" dan "Afterlife" itu akhirnya menyapa penggemar di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Sabtu (10/10/2026) malam, setelah penampilan pembuka dari St. Loco dan Isyana Sarasvati.

Panggung yang sudah panas berkat aksi energik St. Loco dan Isyana pun semakin membara ketika M. Shadows dan kawan-kawan naik ke atas panggung sekitar pukul 21.00 WIB.

Baru intro "Nightmare" dibunyikan, penonton langsung berteriak antusias. Ribuan flash dari tribun menyala bersamaan membuat suasana malam itu tidak hanya penuh energi tapi juga terasa magis.

Semua langsung sing along sejak hentakan pertama. Suara koor penonton benar-benar menggema meski baru lagu pembuka. Dari tribun, terlihat penonton tak bisa menahan diri untuk melompat bersama.

Di sela lagu pembuka, M. Shadows beberapa kali menyapa penonton. Namun saking menggelegarnya koor massal, saya yang duduk di tribun Category 3 sampai tidak mendengar apa yang ia katakan, selain yang terdengar hanya nyanyian penonton yang gak ada lawan. Mantul!

Masuk lagu kedua, bukan hanya panggung A7X yang semakin membara karena hentakan musik dan aksi panggung mereka, tapi sejumlah penonton di area festival juga terpancing untuk melakukan moshing. Ya! Suasananya semakin seru dan garang.

Lanjut ke "Afterlife", semuanya lun semakin menggila, seolah gak ada yang diam karena suara sing along terus menggema di seluruh penjuru JIS. Bahkan, euforia tersebut berlanjut hingga "Shepherd of Fire" dan “Buried Alive”.

Curated For You

Editorial Team

Related Article