Tunjukkan Solidaritas, Barasuara Batalkan Show Terakhir Alon-Alon Alit

- Barasuara membatalkan pertunjukan "Alon-Alon Alit" sebagai respons terhadap situasi Jakarta pasca-insiden kericuhan yang menewaskan seorang ojek online
- Mereka merasa kondisi saat ini belum aman untuk mengadakan acara yang melibatkan kerumunan dan berharap bisa bertemu kembali di waktu yang lebih tepat
- Iga Massardi menyuarakan keprihatinan dan kemarahannya terhadap ketidakadilan yang dialami masyarakat yang sedang memperjuangkan hak-hak publik
Jakarta, IDN Times - Grup musik Barasuara memutuskan untuk membatalkan pertunjukan mereka yang bertajuk, "Alon-Alon Alit" yang seharusnya digelar pada Jumat (29/8/2025). Informasi ini diumumkan melalui akun Instagram resmi mereka, @barasuara. Keputusan ini merupakan respons atas situasi Jakarta dan Indonesia pascainsiden kericuhan yang menewaskan seorang ojek online (ojol), karena dilindas kendaraan taktis (rantis) polisi.
"Dengan hati yang berat kami harus menyampaikan kabar ini. Musik adalah bagian penting bagi kita semua, namun tidak ada yang lebih berharga dari keselamatan dan kemanusiaan," tulis Barasuara dalam pernyataan tersebut, Jumat (29/8/2025).
Mereka menjelaskan, kondisi saat ini dinilai belum cukup aman untuk mengadakan acara yang melibatkan kerumunan. Oleh karena itu, grup yang dikenal lewat lagu "Terbuang dalam Waktu" ini memutuskan untuk membatalkan penampilan mereka, sambil berharap bisa bertemu kembali dengan para penggemar di waktu yang lebih tepat.
"Melihat situasi saat ini, kami merasa belum aman dan belum waktunya bagi kita untuk berkumpul, bernyanyi, dan menikmati musik bersama. Dengan pertimbangan itu, acara Alon-Alon Alit di Westwew Coffee malam ini terpaksa kami batalkan. Kami mohon maaf sebesar-besarnya kepada teman-teman yang sudah bersiap hadir," lanjut mereka.
Barasuara menutup pernyataan dengan harapan: "Semoga kita bisa segera bertemu di kesempatan yang lebih baik, dalam suasana yang lebih kondusif. Salam hangat. Terus nyalakan api perjuangan."
"Alon-Alon Alit" merupakan pertunjukan intimate Barasuara dengan konsep bayar sukarela, tidak bayar pun tidak apa. Seharusnya, Barasuara dijadwalkan menggelar pertunjukan terakhir di Westwew Coffee, Jakarta Barat, Jumat malam ini.
Sementara itu, Iga Massardi salah satu member Barasuara, juga telah menyuarakan pendapatnya akan tragedi yang menimpa ojol tersebut. Melalui akun pribadinya, Iga menyampaikan keprihatinan dan kemarahannya terhadap ketidakadilan yang dialami masyarakat yang sedang memperjuangkan hak-hak publik.
"Pembunuhan itu terjadi di depan mata kita semua. Kita tau siapa pelakunya, kita tau siapa korbannya, kita tau bagaimana kejadiannya. Mereka dipukuli, dilempar gas air mata, diinjak bahkan sengaja dilindas hingga tewas ketika sedang memperjuangkan hak kita semua yang hanya ingin hidup layak dan diperlakukan dengan manusiawi sebagai warga negara," tulis Iga Massardi.
Iga melanjutkan, "Uang kita dicuri, hak kita dirampas, kita dihina, dibilang tolol oleh mereka yang kita gaji lewat pajak yang kita bayar. Dan ini yang kita dapat? Saya menolak takut dan menolak tunduk. Tuhan tau saya berdiri di sisi yang benar. Dan siapapun yang membaca ini, semoga kita selalu berada dalam barisan perlawanan yang sama."